Dinda Paramita, NIM. 432022015 (2026) ANALISIS TOTAL MIKROBA PADA MI BASAH DI INDUSTRI RUMAH TANGGA KELURAHAN X. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
432022015_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (374kB) |
|
|
Text
432022015_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (441kB) |
|
|
Text
432022015_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (343kB) |
|
|
Text
432022015_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
|
|
Text
432022015_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text
432022015_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
|
|
Text
432022015_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (488kB) |
|
|
Text
432022015_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mikrobiologis mi basah yang diproduksi oleh industri rumah tangga di Kelurahan Talang Betutu melalui pengujian Total Plate Count (TPC), Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, serta menganalisis hubungan antara higiene penjamah makanan dengan jumlah total mikroba pada mi basah. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 10 industri rumah tangga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data higiene penjamah makanan diperoleh melalui observasi dengan bantuan checklist higiene yang mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/Menkes/SK/VII/2003. Analisis laboratorium meliputi pengujian Total Plate Count (TPC) pada seluruh sampel, sedangkan pengujian E. coli dan Staphylococcus aureus dilakukan pada sampel dengan nilai TPC tertinggi. Data dianalisis secara univariat dan uji korelasi menggunakan SPSS versi 27. TPC tertinggi diperoleh pada kode sampel MB15, yaitu sebesar 4,38 x 106 CFU/g, sedangkan nilai terendah terdapat pada sampel MB13, yaitu sebanyak 2,1 x101 CFU/g. Pengujian E. coli menunjukkan hasil 6,30 APM/g, sedangkan pengujian Staphylococcus aureus menunjukkan hasil 2,3 x 106. Penilaian higiene penjamah makanan menunjukkan masih terdapat beberapa aspek yang belum memenuhi persyaratan, seperti kebiasaan mencuci tangan, penggunaan alat pelindung diri, serta pencegahan kontaminasi silang selama proses pengolahan. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dan berlawanan arah antara higiene penjamah makanan dengan jumlah total mikroba pada mi basah (r = -0,748; p = 0,013). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan higiene penjamah makanan, semakin rendah jumlah mikroba yang terdapat pada mi basah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Ade Vera Yani, S.P., M.Si 2. Idealistuti, S.P., M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | mi basah, cemaran mikroba, Total Plate Count, Escherichia coli, Staphylococcus aureus |
| Subjects: | Ilmu Dan Teknologi Pangan > mikrobiologi pangan |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Teknologi Pangan (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Pertanian |
| Date Deposited: | 19 Sep 2026 03:20 |
| Last Modified: | 19 Sep 2026 03:20 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37492 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
