ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAAWAB HUKUM BANK TERHADAP PEMBLOKIRAN REKENING GAJI DEBITUR DALAM PROSES LELANG HAK TANGGUNGAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 152/Pdt.G/2025/PN Plg)

Amelia fauni, 502022081 (2026) ANALISIS YURIDIS TANGGUNG JAAWAB HUKUM BANK TERHADAP PEMBLOKIRAN REKENING GAJI DEBITUR DALAM PROSES LELANG HAK TANGGUNGAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 152/Pdt.G/2025/PN Plg). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
502022081_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
502022081_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (531kB)
[img] Text
502022081_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (383kB)
[img] Text
502022081_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img] Text
502022081_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (271kB)
[img] Text
502022081_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
502022081_Cover_sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Pemblokiran rekening gaji debitur oleh bank dalam proses pelaksanaan lelang hak tanggungan merupakan tindakan yang berpotensi menimbulkan permasalahan hukum, terutama apabila dilakukan secara sepihak dan tanpa dasar hukum yang jelas. Dalam praktik perbankan, bank memiliki kewenangan untuk mengeksekusi objek jaminan apabila debitur wanprestasi. Namun, kewenangan tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, asas kepatutan, dan asas itikad baik. Permasalahan muncul ketika bank melakukan pemblokiran terhadap rekening gaji debitur, padahal cicilan kredit masih berjalan melalui pemotongan otomatis, sehingga menimbulkan kerugian bagi debitur. Hal ini sebagaimana terjadi dalam perkara Putusan Nomor 152/Pdt.G/2025/PN Plg. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum bank atas pemblokiran rekening gaji debitur dalam proses lelang hak tanggungan serta mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemblokiran rekening gaji debitur yang dilakukan secara sepihak oleh bank tanpa adanya putusan pengadilan, penetapan sita, atau dasar klausul yang tegas dalam perjanjian kredit, merupakan tindakan yang bertentangan dengan asas itikad baik dan prinsip kehati-hatian perbankan. Rekening gaji debitur tidak termasuk sebagai objek jaminan hak tanggungan, sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai objek eksekusi. Oleh karena itu, tindakan bank tersebut dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum yang menimbulkan tanggung jawab hukum berupa kewajiban ganti kerugian kepada debitur. Pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 152/Pdt.G/2025/PN Plg menegaskan bahwa bank wajib bertindak proporsional, menjunjung tinggi asas keadilan, serta melindungi hak-hak nasabah dalam setiap pelaksanaan kewenangannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Dr. Khalisah Hayatuddin, SH., M.Hum. 2. Sarah, SH., MH.
Uncontrolled Keywords: Gaji debitur, hak tanggungan, lelang, pemblokiran rekening, tanggung jawab hukum
Subjects: Ilmu Hukum > Undang-Undang, Peraturan-peraturan, Perkara-perkara
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 05 Jun 2026 04:40
Last Modified: 05 Jun 2026 04:40
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36602

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.