Nadia Eka Damayanti, Nadia Eka Damayanti (2026) ANALISIS BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) DAN NASA-TLX UNTUK PENENTUAN KEBUTUHAN KARYAWAN (STUDI KASUS PT. DALAZ TEKNIK UTAMA). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
152022001_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (939kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
||
|
Text
152022001_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (273kB) |
||
|
Text
152022001_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (659kB) |
||
|
Text
152022001_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (86kB) |
||
|
Text
152022001_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
||
|
Text
152022001_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
152022001_Cover_Sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Abstrak: Beban kerja merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja dan produktivitas karyawan dalam suatu organisasi. Ketidakseimbangan antara beban kerja dengan jumlah tenaga kerja dapat menyebabkan kondisi overload maupun underload yang berdampak pada efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja karyawan serta menentukan kebutuhan tenaga kerja yang ideal di PT Dalaz Teknik Utama dengan menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dan NASA-Task Load Index (NASA-TLX). Metode FTE digunakan untuk mengukur beban kerja secara kuantitatif berdasarkan waktu kerja efektif, waktu normal, dan waktu baku, sedangkan metode NASA-TLX digunakan untuk mengukur beban kerja mental karyawan berdasarkan enam dimensi penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis FTE, terdapat 9 dari 13 divisi berada pada kondisi overload dan 4 divisi berada pada kondisi underload, sehingga menunjukkan distribusi beban kerja yang belum seimbang. Selain itu, hasil perhitungan kebutuhan tenaga kerja menunjukkan beberapa divisi mengalami kekurangan tenaga kerja, sementara beberapa divisi lainnya memiliki jumlah tenaga kerja yang melebihi kebutuhan. Berdasarkan pengukuran menggunakan NASA-TLX, sebagian besar divisi memiliki tingkat beban kerja mental pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan melakukan penyesuaian jumlah tenaga kerja serta redistribusi tugas agar tercapai keseimbangan beban kerja dan peningkatan efisiensi kerja. Kata Kunci: Beban Kerja, NASA-TLX, Full Time Equivalent (FTE)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Industri > Pabrik-pabrik (Manufactures) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Industri (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 06:57 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 06:57 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36586 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
