SALSABILA NOVIANTRI, NIM. 502022398 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PEREKRUTAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA SEBAGAI OPERATOR ONLINE SCAM DI LUAR NEGERI (Studi Putusan Nomor 802/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Pst). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022398_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022398_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (680kB) |
||
|
Text
502022398_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (731kB) |
||
|
Text
502022398_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (512kB) |
||
|
Text
502022398_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (541kB) |
||
|
Text
502022398_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502022398_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Maraknya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus baru melalui perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai operator online scam di luar negeri menjadi fenomena kejahatan transnasional yang mengkhawatirkan. Eksploitasi ini memanfaatkan teknologi digital dan posisi rentan korban, menjadikannya tantangan baru dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana pelaku serta pemenuhan unsur-unsur tindak pidana perdagangan orang dalam Putusan Nomor 802/Pid.Sus/2024/PN Jkt.Pst. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus. Data bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif untuk mengkaji norma hukum dan fakta persidangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur pertanggungjawaban pidana yang mencakup kemampuan bertanggungjawab, adanya kesalahan (mens rea), serta tidak adanya alasan pemaaf maupun pembenar. Unsur TPPO yang meliputi elemen proses (perekrutan dan pengiriman), elemen cara (penipuan dan penyalahgunaan posisi rentan), dan elemen tujuan eksploitasi (kerja paksa dan perampasan kebebasan) terbukti secara kumulatif. Putusan hakim yang menjatuhkan pidana penjara, denda, dan kewajiban restitusi menegaskan bahwa operasional penipuan daring merupakan bentuk nyata perdagangan orang yang memerlukan interpretasi hukum progresif untuk menjangkau kejahatan berbasis teknologi. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pekerja Migran Indonesia, Penipuan Daring, Tindak Pidana Perdagangan Orang, Eksploitasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Susiana Kifli, S.H., M.H. 2. M. Novrianto, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, Pekerja Migran Indonesia, Penipuan Daring, Tindak Pidana Perdagangan Orang, Eksploitasi. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana Ilmu Hukum > Undang-Undang, Peraturan-peraturan, Perkara-perkara |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 19 May 2026 02:48 |
| Last Modified: | 19 May 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36299 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
