WINDRI FREZA, NIM. 502022195 (2026) UPAYA KEPOLISIAN TERHADAP PELAKU TINDAKAN MENGATUR LALU LINTAS TANPA KEWENANGAN YANG MENGGANGGU KETERTIBAN UMUM DI DIRLANTAS POLDA SUMSEL. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022195_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (611kB) |
|
|
Text
502022195_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (162kB) |
|
|
Text
502022195_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (133kB) |
|
|
Text
502022195_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (24kB) |
|
|
Text
502022195_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (100kB) |
|
|
Text
502022195_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
502022195_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tindakan mengatur lalu lintas tanpa kewenangan yang dilakukan oleh pelaku tertentu di jalan raya berpotensi mengganggu ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan. Peristiwa tersebut masih kerap ditemukan di wilayah hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya kepolisian dalam menanggulangi pelaku tindakan mengatur lalu lintas tanpa kewenangan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris atau sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya kepolisian dalam menindak pelaku pengaturan lalu lintas tanpa kewenangan di lingkungan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan dilakukan melalui pendekatan preemtif, preventif, dan represif. Upaya preemtif dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, penyampaian imbauan, serta pendidikan hukum kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Upaya preventif dilakukan dengan penempatan personel kepolisian pada titik-titik rawan kemacetan, pelaksanaan patroli rutin, serta pengawasan langsung di ruang lalu lintas sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi gangguan ketertiban umum. Sementara itu, upaya represif dilakukan melalui tindakan penertiban di tempat kejadian, pemberian teguran, serta penegakan hukum berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian, pelaksanaan upaya tersebut masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan jumlah personel dibandingkan dengan luas wilayah pengawasan, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, kendala pembuktian dan identifikasi pelaku di lapangan, faktor ekonomi pelaku, dominannya pendekatan pembinaan yang tidak selalu diikuti dengan pengawasan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Khalisah Hayatuddin, S.H., M.Hum. 2. M. Novrianto, SH., MH. |
| Uncontrolled Keywords: | Kepolisian, Lalu Lintas, Ketertiban Umum, Penegakan Hukum. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana Ilmu Hukum > Undang-Undang, Peraturan-peraturan, Perkara-perkara |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 May 2026 06:19 |
| Last Modified: | 13 May 2026 06:19 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36234 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
