Siti Nurheba, 442022009 (2026) PERTUMBUHAN IKAN BETOK (Anabas testudineus) SELAMA PROSES DOMESTIKASI DENGAN DIBERI PAKAN YANG BERBEDA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
442022009_BAB I_Daftar Pustaka..pdf - Published Version Download (772kB) | Preview |
|
|
Text
442022009_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (320kB) |
||
|
Text
442022009_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (283kB) |
||
|
Text
442022009_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
||
|
Text
442022009_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
||
|
Text
442022009_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (314kB) |
||
|
Text
442022009_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (636kB) |
||
|
Text
442022009_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk Mendapatkan data ilmiah respon pertumbuhan ikan betok (Anabas testudineus) selama proses domestikasi. Mengetahui pengaruh perbedaan jenis pakan terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan betok (Anabas testudineus) selama proses domestikasi. Mengetahui faktor kondisi ikan serta menentukan jenis pakan yang memberikan pertumbuhan terbaik pada ikan betok (Anabas testudineus) selama proses domestikasi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Basah Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diterapkan meliputi: P1 (pakan cacing sutera), P2 (udang), dan P3 (keong). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 sebesar 3,40 cm, diikuti P2 sebesar 1,90 cm, dan terendah pada P1 sebesar 1,50 cm. Pertumbuhan bobot terbaik juga terdapat pada P3 sebesar 1,8 g, sementara P2 sebesar 1,8 g, dan P1 sebesar 1,0 g. Tingkat kelangsungan hidup ikan betok dengan pemberian pakan yang berbeda dengan persentase 100%, pada tiap perlakuan artinya ikan hidup sampai akhir penelitian. Efisiensi pemanfaatan pakan terdapat pada P3 sebesar 2,75%, diikuti P2 sebesar 2,82%, dan P1 sebesar 2,86%. Selama masa pemeliharaan, parameter kualitas air terukur dalam kisaran suhu 27–29°C, serta pH 6-7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan pakan yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot dan efisiensi pemanfaatan pakan, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang maupun kelangsungan hidup
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Akuakultur (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Pertanian |
| Date Deposited: | 16 May 2026 04:45 |
| Last Modified: | 16 May 2026 04:45 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36167 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
