Alifia Firliana, NIM.702021059 (2026) Hubungan Gangguan Vestibular dengan Gangguan Tidur di Poli Saraf Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702021059_Bab I_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text
702021059_Bab II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (764kB) |
||
|
Text
702021059_Bab III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
||
|
Text
702021059_Bab IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (369kB) |
||
|
Text
702021059_Bab V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (126kB) |
||
|
Text
702021059_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (142kB) |
||
|
Text
702021059_Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
||
|
Text
702021059_Cover_sampai_lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (23MB) |
Abstract
Latar Belakang : Di seluruh dunia, gangguan tidur memengaruhi 5% hingga 15% populasi. Insomnia memengaruhi 67% dari 1.508 orang di Asia Tenggara, sekitar 10 juta kunjungan pasien rawat jalan dan 25% kunjungan unit gawat darurat disebabkan oleh gangguan vestibular setiap tahunnya. Gangguan vestibular dibedakan menjadi 2 macam yaitu gangguan vestibular sentral dan gangguan vestibular perifer. Gangguan vestibular sentral dapat meliputi stroke, migrain, multiple sklerosis dan yang lainnya. Lalu gangguan vestibular perifer dapat meliputi neuritis, labirinitis, kehilangan vestibular bilateral, Meniere, Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV). Masalah tidur merupakan gejala gangguan vestibular yang paling sering dilaporkan. Metode : menggunakan pendekatan cross sectional, sampel berjumlah 43 orang. Data dianalisis menggunakan Chi-Square dengan uji alternatif yaitu Fisher’s-exact. Hasil : terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah responden yang mengalami gangguan vestibular dengan jumlah responden yang tidak mengalami gangguan vestibular di poli Saraf RS Muhammadiyah Palembang dengan p-value 0,021. Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan vestibular dengan gangguan tidur di poli Saraf RS Muhammadiyah Palembang
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. dr. Yesi Astri, Sp.N., M. Kes 2. dr. Risdiansyah, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Gangguan Tidur, Gangguan Vestibular, Poli Saraf |
| Subjects: | Pendidikan Kedokteran > penyakit pada syaraf dan gangguan jiwa |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 04:54 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 04:54 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
