EVALUASI PERTUMBUHAN Eucalyptus pellita DARI BIBIT GENERATIF DAN VEGETATIF PADA HUTAN TANAMAN INDUSTRI DI PT MUSI HUTAN PERSADA

ANNISA SALSABILLA, NIM. 452021019 (2025) EVALUASI PERTUMBUHAN Eucalyptus pellita DARI BIBIT GENERATIF DAN VEGETATIF PADA HUTAN TANAMAN INDUSTRI DI PT MUSI HUTAN PERSADA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
452021019_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
452021019_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] Text
452021019_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (756kB)
[img] Text
452021019_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (898kB)
[img] Text
452021019_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] Text
452021019_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only

Download (337kB)
[img] Text
452021019_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (781kB)
[img] Text
452021019_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ANNISA SALSABILLA, Evaluasi Pertumbuhan Eucalyptus Pellita Dari Bibit Generatif Dan Vegetatif Pada Hutan Tanaman Industri Di Pt Musi Hutan Persada (dibimbing oleh DELFY LENSARI dan SASUA HUSTATI SYACHRONI). Hutan Tanaman Industri (HTI) memiliki peran penting dalam pelestarian hutan dan penyediaan bahan baku industri, salah satunya melalui budidaya Eucalyptus pellita yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan ketahanan terhadap kondisi lingkungan. PT Musi Hutan Persada (MHP) awalnya menggunakan bibit generatif, namun sejak 2019 mulai beralih ke bibit vegetatif (klon) untuk meningkatkan hasil panen. Meski demikian, titik optimal rotasi daur dan volume produksi kayu dari bibit vegetatif dibandingkan generatif masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan Eucalyptus pellita yang berasal dari bibit generatif (benih) dan vegetatif (klon), serta menilai efektivitas bibit vegetatif dalam meningkatkan volume kayu pada Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Musi Hutan Persada, khususnya di wilayah Subanjeriji. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik komparasi berdasarkan data Petak Ukur Permanen (PUP) pada umur tanaman 1–3 tahun. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan tinggi, diameter, persentase hidup, dan volume pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bibit vegetatif memiliki pertumbuhan lebih baik dibandingkan bibit generatif. Pada umur 3 tahun rata-rata tinggi bibit vegetatif mencapai 19,00 m, lebih tinggi dibanding generatif 15,86 m. Pertumbuhan diameter juga lebih unggul, yaitu 15,60 cm pada vegetatif dibanding 15,04 cm pada generatif. Persentase tanaman hidup vegetatif sebesar 91%, sedangkan generatif 90%. Volume kayu menunjukkan perbedaan signifikan, yaitu 129,33 m³/ha pada vegetatif dan 83,88 m³/ha pada generatif. Analisis CAI dan MAI juga mengindikasikan bahwa laju pertumbuhan tahunan bibit vegetatif lebih stabil dan tinggi. Dengan demikian, penggunaan bibit vegetatif (klon) terbukti lebih efektif dibandingkan generatif dalam meningkatkan produktivitas kayu Eucalyptus pellita, sehingga dapat menjadi solusi strategis bagi PT Musi Hutan Persada dalam mencapai target produksi dan menjaga kelestarian hutan tanaman industri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Delfy Lensari, S.Hut., M.Si 2. Sasua Hustati Syachroni, SP., M,Si
Uncontrolled Keywords: Hutan Tanaman Industri, Pertumbuhan Generatif dan Vegetitif, CAI dan MAI
Subjects: Kehutanan > Agroindustri
Kehutanan > manajemen hutan
Divisions: Fakultas Pertanian > Kehutanan (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Pertanian
Date Deposited: 14 Jan 2026 06:23
Last Modified: 14 Jan 2026 06:23
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34629

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.