SABINA LEANANDA, NIM:702022122 (2025) ANALISIS KUANTITATIF KANDUNGAN BORAKS PADA BORAKS DI KOTA PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702022122_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (804kB) | Preview |
|
|
Text
702022122_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (383kB) |
||
|
Text
702022122_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (347kB) |
||
|
Text
702022122_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
||
|
Text
702022122_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
||
|
Text
702022122_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
||
|
Text
702022122_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
702022122_COVER_sampai_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pempek merupakan makanan tradisional khas Kota Palembang yang berbahan dasar ikan dan tepung tapioka serta banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tingginya tingkat minat konsumsi masyarakat terhadap pempek berpotensi mendorong penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya untuk mempertahankan kualitas makanan seperti pengawet, pengenyal, dan pewarna. Boraks adalah zat kimia berbahaya yang sering ditambahkan ke dalam makanan sebagai pengenyal dan pengawet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan boraks secara kuantitatif pada pempek yang beredar di Kota Palembang menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Pada penelitian ini dilakukan preparasi sampel pempek sebanyak 5 gram sampel dicampurkan dengan 10 ml akuades, kemudian disentrifugasi dengan kecepatan 3000 rpm selama ± 2 menit untuk memperoleh supernatan. Supernatan yang dihasilkan disaring, dibilas dengan akuades, dan diencerkan hingga volume tertentu. Selanjutnya dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Dalam penelitian ini panjang gelombang maksimum yang di dapatkan untuk mengukur absorbansi pada 17 sampel yang telah di preparasi adalah 405 nm. Penentuan kurva larutan standar boraks yang telah dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 5 ppm, 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm di dapatkan persamaan linear y = 0,0079x + 0,0022 dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9831. Kadar boraks yang terkandung dalam pempek yaitu 1,11 – 16,09 µg/ml atau 2,22 – 32,18 mg/kg. Sampel dengan kadar boraks tertinggi terdapat pada sampel P, sedangkan kadar terendah yaitu pada sampel J. Hasil ini menunjukkan bahwa sampel pempek yang diuji mengandung boraks dengan kadar yang bervariasi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | pembimbing 1: dr. Yanti Rosita, M.Kes pembimbing 2: dr. Siti Rohani, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | boraks, pempek, spektrofotometri UV-Vis, keamanan pangan |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:33 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:33 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34593 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
