Gambaran Kualitas Hidup Pasien Rehabilitasi NAPZA di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang

Aufa Riani Nasywa, NIM. 702021070 (2025) Gambaran Kualitas Hidup Pasien Rehabilitasi NAPZA di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. Gambaran Kualitas Hidup Pasien Rehabilitasi NAPZA di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
702021070_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
702021070_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (462kB)
[img] Text
702021070_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[img] Text
702021070_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[img] Text
702021070_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (53kB)
[img] Text
702021070_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (89kB)
[img] Text
702021070_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] Text
702021070_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Ketergantungan pada NAPZA bisa berdampak pada kualitas hidup penggunanya, seperti kesulitan berkonsentrasi dalam aktivitas sehari-hari, menurunnya aktivitas fisik, gangguan tidur, serta penurunan efikasi diri. Oleh karena itu, kualitas hidup yang baik sangat penting agar individu merasa nyaman dengan kehidupannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data sekunder berupa data kualitas hidup di rekam medik pasien rehabilitasi NAPZA di Rumah Sakit Ernaldi Bahar dimana WHOQOL terdiri dari empat domain kualitas hidup yaitu kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan kualitas hidup pasien pada domain fisik dimana 70,3% sudah dikategorikan baik. Pada domain psikologis 51,4% dikategorikan baik dan 35,1% sangat baik. Pada domain hubungan sosial 48,6% pasien dikategorikan baik namun 5,4% dikategorikan kurang. Pada domain lingkungan 43,2% dikategorikan baik. penelitian ini menekankan perlunya pendekatan yang komprehensif dalam menangani masalah penyalahgunaan NAPZA, dengan mempertimbangkan faktor psikologis, sosial, dan budaya yang mempengaruhi individu muda. Pengembangan alat ukur yang sesuai dengan konteks budaya Indonesia juga sangat penting untuk mengevaluasi kualitas hidup pasien rehabilitasi secara lebih akurat, sehingga data yang diperoleh dapat digunakan untuk merumuskan kebijakan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Item Type: Article
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. dr. Mitayani, M.Si.Med 2. dr. Yuni Fitrianti, M. Biomed
Uncontrolled Keywords: Kualitas Hidup, Penyalahgunaan Narkoba, Rehabilitasi
Subjects: Pendidikan Kedokteran > Ilmu Kedokteran
Pendidikan Kedokteran > Kesehatan Masyarakat
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Date Deposited: 13 Jan 2026 03:45
Last Modified: 13 Jan 2026 03:45
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34565

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.