PERBEDAAN STATUS KESEHATAN GINGIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON ELEKTRIK

CALYA DEVIKA SHAHNAZ, NIM.702022036 (2025) PERBEDAAN STATUS KESEHATAN GINGIVA PADA PEROKOK ELEKTRIK DAN NON ELEKTRIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
702022036_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
702022036_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (582kB)
[img] Text
702022036_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (262kB)
[img] Text
702022036_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)
[img] Text
702022036_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (156kB)
[img] Text
702022036_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[img] Text
702022036_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
702022036_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penyakit periodontal, khususnya gingivitis, merupakan masalah kesehatan mulut yang sering ditemukan dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, salah satunya kebiasaan merokok. Rongga mulut merupakan tempat utama yang terpapar dan menjadi tempat penyerapan zat yang dihasilkan dari proses pembakaran rokok, khususnya jaringan lunak dalam rongga mulut yang lebih rentan terhadap paparan rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status kesehatan gingiva antara perokok elektrik dan perokok non-elektrik. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang. Subjek penelitian menggunakan teknik total sampling, yaitu mahasiswa fakultas kedokteran dan fakultas Teknik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 perokok elektrik dan 30 perokok non-elektrik. Alat ukur yang digunakan untuk penilaian status kesehatan gingiva dilakukan menggunakan Indeks Gingiva. Data dianalisis menggunakan uji statistik Mann–Whitney. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan peradangan ringan pada seluruh responden perokok elektrik (100%), sedangkan pada perokok non elektrik ditemukan peradangan ringan (53,3%) dan peradangan sedang (47,7%). Hal ini menunjukkan bahwa jenis rokok yang digunakan berhubungan dengan status kesehatan gingiva. Perbedaan tersebut bermakna secara statistik (p < 0,001). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa status kesehatan gingiva pada perokok non-elektrik lebih berat dibandingkan perokok elektrik Kata kunci: gingivitis; rokok elektrik; rokok non elektrik; status kesehatan gingiva

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. drg. Dientyah Nur Anggina, MPH 2. dr. Noviyanti, M. Biomed
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: gingivitis; rokok elektrik; rokok non elektrik; status kesehatan gingiva
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Pendidikan Kedokteran > kedokteran gigi
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Date Deposited: 12 Jan 2026 06:38
Last Modified: 12 Jan 2026 06:38
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34544

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.