HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK MELALUI BERMAIN ORIGAMI DI TK PESONA BUNDA PALEMBANG

ADELIA MAHARANI, NIM: 702022088 (2025) HUBUNGAN USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK MELALUI BERMAIN ORIGAMI DI TK PESONA BUNDA PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
702022088_Cover_BAB I_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text
702022088_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (151kB)
[img] Text
702022088_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] Text
702022088_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (187kB)
[img] Text
702022088_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (69kB)
[img] Text
702022088_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] Text
702022088_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)
[img] Text
702022088_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (27MB)

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini yang berperan dalam kesiapan anak menghadapi aktivitas belajar selanjutnya. Faktor usia dan jenis kelamin diduga memiliki pengaruh terhadap perkembangan motorik halus, salah satunya melalui aktivitas bermain edukatif seperti origami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan jenis kelamin dengan perkembangan motorik halus anak melalui bermain origami di TK Pesona Bunda Palembang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 anak usia 4–6 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan lembar penilaian perkembangan motorik halus saat anak melakukan kegiatan melipat origami dengan tiga tingkat kesulitan, yaitu bentuk amplop (mudah), pesawat (sedang), dan ikan (sulit). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori terampil dalam bermain origami pada seluruh tingkat kesulitan. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan perkembangan motorik halus anak maupun antara jenis kelamin dengan perkembangan motorik halus anak melalui bermain origami (p > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan motorik halus anak usia prasekolah lebih dipengaruhi oleh stimulasi bermain yang diberikan dibandingkan oleh faktor usia dan jenis kelamin. Kata kunci: usia, jenis kelamin, motorik halus, origami, anak usia dini

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. dr. Liza Chairani, Sp. A., M. Kes 2. dr. Fadillah, Sp. PA 3. dr. Indriyani, M. Biomed
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: usia, jenis kelamin, motorik halus, origami, anak usia dini
Subjects: Pendidikan Kedokteran > Anatomi Manusia
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Date Deposited: 10 Jan 2026 06:15
Last Modified: 10 Jan 2026 06:15
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34492

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.