Hasyifa Khaila Rahmawaty, NIM. 702022051 (2025) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS JAMUR ENTOMO- PATOGEN Metarhizium anisopliae HASIL BIAKAN DAN Metarhizium Sp. KEMASAN TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702022051_BAB 1_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
702022051_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
||
|
Text
702022051_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (601kB) |
||
|
Text
702022051_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (630kB) |
||
|
Text
702022051_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (302kB) |
||
|
Text
702022051_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (295kB) |
||
|
Text
702022051_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text
702022051_Cover_Sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Patogenisitas jamur entomopatogen M. anisopliae terhadap mortalitas nyamuk Ae. aegypti telah banyak dilakukan dan terbukti efektif, jamur ini juga tersedia dalam bentuk kemasan belum banyak dikaji efektivitasnya terhadap larva Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas Metarhizium anisopliae hasil biakan laboratorium dan Metarhizium Sp. kemasan terhadap mortalitas larva Aedes aegypti. Desain penelitian adalah eksperimental laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat kelompok perlakuan: kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan Metarhizium anisopliae biakan, dan Metarhizium Sp. kemasan, masing-masing dengan 30 larva instar III dan tiga kali ulangan. Konsentrasi spora kedua perlakuan disetarakan pada 1,23 × 10⁵ CFU/g. Mortalitas diamati selama tujuh hari dan dianalisis menggunakan One-way Analysis of Variance (ANOVA) pada software SPSS dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan software R studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis jamur mampu menyebabkan peningkatan mortalitas larva. Mortalitas kumulatif perlakuan isolat Metarhizium anisopliae laboratorium pada hari ke-7 adalah 85,55%, sedangkan Metarhizium Sp. kemasan mencapai 87,78%. Analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata antara kedua perlakuan terhadap mortalitas larva (p > 0,05). Nilai LT₅₀ dan LT₉₅ isolat M. anisopliae laboratorium masing-masing adalah 4,71 hari dan 6,56 hari, sedangkan LT₅₀ dan LT₉₅ Metarhizium Sp. kemasan adalah 4,80 hari dan 6,65 hari. Kesimpulan bahwa isolat Metarhizium anisopliae hasil biakan dan Metarhizium Sp. kemasan memiliki efektivitas yang sama dalam menyebabkan mortalitas larva Aedes aegypti.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Indri Ramayanti, S.Si, M.Sc 2. dr. Miranti Dwi Hartanti, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Aedes aegypti, jamur entomopatogen, Metarhizium anisopliae, mortalitas, pengendalian hayati |
| Subjects: | Pendidikan Kedokteran > Kedokteran eksperimental |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 04:35 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 04:35 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
