KHAIRUL BASYAR, 702022085 (2025) HUBUNGAN ANTARA SANITASI LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN KECACINGAN MENGGUNAKAN DETEKSI METODE MIKROSKOPIK PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI KOTA PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702022085_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
702022085_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
702022085_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (866kB) |
||
|
Text
502021301_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (355kB) |
||
|
Text
702022085_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (406kB) |
||
|
Text
702022085_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (481kB) |
||
|
Text
702022085_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
702022085_Cover_sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak sekolah dasar yang berisiko tinggi akibat kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih tingginya angka kecacingan pada anak sekolah di Kota Palembang meskipun telah dilakukan berbagai upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat sanitasi lingkungan sekolah dengan kejadian kecacingan yang dideteksi menggunakan metode mikroskopik. Penelitian dilakukan dengan desain observasional analitik melalui pendekatan potong lintang (cross-sectional) terhadap siswa kelas III dan IV dari beberapa sekolah dasar di Kota Palembang. Penilaian sanitasi lingkungan dilakukan dengan lembar observasi berdasarkan indikator Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, sedangkan pemeriksaan feses menggunakan metode mikroskopik untuk mendeteksi telur Soil-Transmitted Helminths (STH). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p 0,559 (p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara sanitasi lingkungan dengan kejadian kecacingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan bukan faktor tunggal yang menentukan kejadian kecacingan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti perilaku kebersihan individu anak, sanitasi lingkungan rumah, kebiasaan mencuci tangan, serta penggunaan alas kaki saat bermain di luar rumah kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan terhadap kejadian kecacingan dibandingkan kondisi sanitasi sekolah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. dr. Ahmad Ghiffari, M.Kes 2. dr. Miranti Dwi Hartanti, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Kecacingan, Mikroskopik, Sanitasi Lingkungan |
| Subjects: | Pendidikan Kedokteran > Parasit Pendidikan Kedokteran > Penyakit pada sistem pencernaan Pendidikan Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 06:43 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 06:43 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
