HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN JENIS DAN TOPIS PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG

NABILA HARTINA, NIM. 702022112 (2025) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN JENIS DAN TOPIS PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
702022112_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (657kB) | Preview
[img] Text
702022112_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (612kB)
[img] Text
702022112_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (270kB)
[img] Text
702022112_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img] Text
702022112_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (165kB)
[img] Text
702022112_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (181kB)
[img] Text
702022112_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (823kB)
[img] Text
702022112_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia, dengan peningkatan kasus seiring bertambahnya usia dan tingginya faktor risiko vaskular pada populasi. Gold standar penentuan jenis stroke serta lokasi lesi (topis) membutuhkan pemeriksaan pencitraan, yang tidak selalu tersedia secara optimal di setiap fasilitas kesehatan. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu parameter klinis sederhana yang diduga memiliki keterkaitan dengan mekanisme terjadinya stroke, terutama melalui proses aterosklerosis dan penyakit pembuluh darah kecil. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara IMT dengan jenis stroke dan topis stroke pada pasien di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan data sekunder dari rekam medis pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan distribusi karakteristik sampel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney untuk hubungan IMT dengan jenis stroke serta uji Kruskal-Wallis untuk hubungan IMT dengan topis stroke, disertai uji post hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara IMT dan jenis stroke (p = 0,699). Sebaliknya, terdapat hubungan bermakna antara IMT dan topis stroke (p = 0,045), dengan hasil post hoc menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok kortikal dan subkortikal. Lesi subkortikal ditemukan lebih sering pada pasien dengan IMT yang lebih tinggi, mengindikasikan kontribusi penyakit pembuluh darah kecil pada populasi dengan risiko metabolik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa IMT berpotensi menjadi indikator klinis tambahan dalam memperkirakan lokasi lesi stroke.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: pembimbing: 1. dr. Risdiansyah, M.Si 2. dr. Ardi Artanto, MKK., Sp.Ok., HIMA
Uncontrolled Keywords: Stroke, Indeks Massa Tubuh, jenis stroke, topis stroke, subkortikal.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
R Medicine > RD Surgery
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Date Deposited: 12 Jan 2026 02:25
Last Modified: 12 Jan 2026 02:25
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34449

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.