TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG DI LAKUKAN BERSAMA-SAMA TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 41/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG)

PERMATA PUTRI CAWANG, NIM: 91223053 (2025) TINDAK PIDANA KEKERASAN YANG DI LAKUKAN BERSAMA-SAMA TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 41/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG). Masters thesis, Universitas muhammadiyah palembang.

[img]
Preview
Text
91223053_BAB I + DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
91223053_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB)
[img] Text
91223053_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)
[img] Text
91223053_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (47kB)
[img] Text
91223053_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (110kB)
[img] Text
91223053_COVER _AKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK TINDAK PIDANA KEKERASAN PENGEROYOKAN TERHADAP ANAK WIRAD PRATAMA (STUDI PUTUSAN NOMOR 41/PID.SUS-ANAK/2024/PN PLG) Oleh : PERMATA PUTRI CAWANG Penelitian ini membahas tindak pidana kekerasan berupa pengeroyokan yang menimpa anak bernama Wirad Pratama dengan fokus pada Putusan Nomor 41/Pid.Sus-Anak/2024/PN Palembang. Fenomena tindak pidana yang melibatkan anak, baik sebagai pelaku maupun korban, menimbulkan persoalan hukum yang kompleks karena anak pada satu sisi harus dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya, namun di sisi lain tetap berhak atas perlindungan hukum. Permasalahan penelitian ini dirumuskan dalam tiga hal, yaitu: (1) penegakan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana pengeroyokan; (2) dasar pertanggungjawaban pidana yang diterapkan hakim; dan (3) analisis yuridis putusan tersebut ditinjau dari Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak serta asas peradilan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundangundangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Sumber data meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder berupa literatur hukum, serta bahan hukum tersier.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum dalam perkara ini telah sesuai dengan ketentuan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Hakim menjatuhkan pidana enam bulan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palembang dengan menekankan aspek pembinaan. Dasar pertanggungjawaban pidana anak didasarkan pada terpenuhinya unsur delik Pasal 80 ayat (1) UU Perlindungan Anak mengenai kekerasan terhadap anak. Dari sisi analisis yuridis, putusan mencerminkan asas kepentingan terbaik bagi anak, asas non-diskriminasi, dan perlindungan identitas anak, meskipun penerapan diversi dan restorative justice belum sepenuhnya optimal. Kesimpulannya, Putusan Nomor 41/Pid.Sus-Anak/2024/PN Palembang mencerminkan penerapan nyata sistem peradilan pidana anak di Indonesia dengan menyeimbangkan kepastian hukum, keadilan bagi korban, serta perlindungan terhadap pelaku anak. Namun ke depan aparat penegak hukum diharapkan lebih mengedepankan diversi dan restorative justice agar tujuan utama peradilan anak, yaitu mendidik, membina, dan melindungi masa depan anak, dapat tercapai secara maksimal.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing 1. Prof. Dr. Holijah, S.H.,M.H. 2. Dr. Hambali Yusuf, S.H., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: tindak pidana, kekerasan, pengeroyokan, anak, peradilan anak
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Mahasiswa Program Pascasarjan
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:24
Last Modified: 05 Jan 2026 07:24
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34386

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.