SUCI ABELLIA, NIM. 702022046 (2025) ANALISIS PERBEDAAN KADAR SATURASI OKSIGEN BERDASARKAN DERAJAT MEROKOK PADA PEROKOK KONVENSIONAL DI KECAMATAN SEBERANG ULU II. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702022046_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (703kB) | Preview |
|
|
Text
702022046_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (726kB) |
||
|
Text
702022046_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (245kB) |
||
|
Text
702022046_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
||
|
Text
702022046_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (130kB) |
||
|
Text
702022046_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (146kB) |
||
|
Text
702022046_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text
702022046_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Merokok adalah suatu aktivitas seseorang menghisap asap dari hasil bakaran tembakau yang mengandung berbagai zat berbahaya dan menjadi kematian dini yang sebenarnya dapat dicegah. World Health Organization menyatakan bahwa setiap tahunnya merokok menyebabkan sekitar 8 juta kasus kematian di dunia. Salah satunya kandungan dalam rokok yaitu Karbon Monoksida (CO), suatu gas berbahaya yang diketahui memiliki afinitas 200 kali lebih tinggi dibandingkan oksigen (O₂) sehingga berdampak pada penurunan kadar saturasi oksigen (SpO₂). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh tingkat kebiasaan merokok terhadap kadar oksigen di dalam darah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel terdiri dari 108 perokok konvensional yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Responden dibagi menjadi tiga derajat merokok berdasarkan Indeks Brinkman. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk menilai derajat merokok responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada rentang usia 36 - 45 tahun sebanyak 28 responden (25,9%), berjenis kelamin laki-laki pekerjaan buruh sebanyak 67 responden (62,0%). Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kadar saturasi oksigen berdasarkan derajat merokok pada perokok konvensional di Kecamatan Seberang Ulu II dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05) yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa derajat merokok berpengaruh terhadap kadar saturasi oksigen.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr.dr. R.A. Tanzila, M.Kes 2. dr. Ratih Pratiwi, Sp.OG |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:14 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:14 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34347 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
