PEMBERIAN PUTUSAN OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG SAKIT JIWA UNTUK DIRAWAT DAN AKIBAT HUKUMNYA MENURUT KUHP

Agung Wira Putra Pratama, NIM : 502020287 (2025) PEMBERIAN PUTUSAN OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG SAKIT JIWA UNTUK DIRAWAT DAN AKIBAT HUKUMNYA MENURUT KUHP. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.

[img]
Preview
Text
502020287_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502020287_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (330kB)
[img] Text
502020287_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (391kB)
[img] Text
502020287_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (288kB)
[img] Text
502020287_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[img] Text
502020287_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (938kB)
[img] Text
502020287_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK PEMBERIAN PUTUSAN OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA YANG SAKIT JIWA UNTUK DIRAWAT DAN AKIBAT HUKUMNYA MENURUT KUHP AGUNG WIRA PUTRA PRATAMA Pemberian putusan oleh hakim terhadap orang sakit jiwa yang diperintahkan untuk dirawat telah menjadi isu penting dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Penerapan hukum terhadap terdakwa yang mengalami gangguan jiwa memerlukan pendekatan khusus, mengingat mereka tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara penuh. Penelitian ini mengkaji bagaimana hakim memberikan putusan terhadap orang sakit jiwa yang diperintahkan untuk dirawat, serta akibat hukum yang timbul berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran hakim dalam memberikan putusan terhadap orang sakit jiwa yang terlibat dalam tindak pidana? (2) Apa saja akibat hukum yang timbul dari pemberian putusan terhadap orang sakit jiwa menurut KUHP? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan analisis hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim memiliki peran penting dalam memastikan orang sakit jiwa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi mentalnya, sambil tetap mempertimbangkan aspek keadilan dalam proses peradilan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh hakim dalam menentukan putusan, seperti kesulitan dalam mengakses bukti medis yang sah serta penyesuaian antara perawatan medis dan penegakan hukum. Disarankan agar hakim lebih memperhatikan bukti medis yang valid dan memastikan agar orang sakit jiwa mendapatkan perawatan yang tepat, serta agar sistem peradilan lebih mengedepankan keadilan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. Kata kunci: Putusan Hakim, Orang Sakit Jiwa, Perawatan, Akibat Hukum, KUHP.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Atika Ismail, SH.MH 2. Jumadi, SH.MH.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Putusan Hakim, Orang Sakit Jiwa, Perawatan, Akibat Hukum, KUHP.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 24 Jan 2026 03:56
Last Modified: 24 Jan 2026 03:56
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34288

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.