MUHAMAD RIFQI FADILAH, NIM : 91223054 (2025) PERANAN DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM PENCEGAHAN PAHAM RADIKALISME MELALUI STRATEGI DERADIKALISASI DI PROVINSI SUMATERA SELATAN. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
91223054_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
91223054_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (582kB) |
||
|
Text
91223054_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
91223054_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (38kB) |
||
|
Text
91223054_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (259kB) |
||
|
Text
91223054_COVER_SAMPAI_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Peranan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia Dalam Pencegahan Paham Radikalisme Melalui Strategi Deradikalisasi di Provinsi Sumatera Selatan Oleh Muhamad Rifqi Fadilah Pencegahan paham radikalisme merupakan salah satu prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Salah satu strategi yang digunakan dalam menanggulangi ancaman radikalisme adalah program deradikalisasi yang dilakukan oleh Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia. Tesis ini menjelaskan tentang bagimana peran Densus 88 Anti Teror Polri dalam pencegahan paham radikalisme melalui strategi deradikalisasi dan faktor-faktor penghambat pencegahan paham radikalisme melalui strategi deradikalisasi di provinsi Sumatera Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji peran Densus 88 serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi deradikalisasi yang diterapkan oleh Densus 88 AT Polri menggunakan tindakan represif dan tindakan preventif, seperti melakukan program deradikalisasi Islah kepada kelompok Jamaah Islamiyah, sosialisasi dengan menggunakan berbagai media, dan bekerjasama dengan berbagai lembaga, seperti lembaga pendidikan hingga pemerintahan. Namun, keberhasilan program ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti faktor yang berasal dari internal maupun eksternal. Penghambat yang berasal dari faktor internal seperti, kurangnya sumber daya manusia secara kuantitas dan kualitas, faktor pendekatan yang kurang tepat, faktor tantangan dalam reintegrasi, faktor kurang jelasnya definisi dari kata radikalisme itu sendiri, faktor sulitnya mendeteksi konten radikal. Faktor eksternal terkait faktor geografis dikarenakan lokasinya yang terpencil dan infrastruktur yang kurang memadai, faktor global dari kelompok radikal internasional seperti ISIS atau Al- Qaeda, serta faktor pendidikan masyarakat yang rendah sehingga mudah terpengaruh oleh paham radikal. Oleh karena itu, Densus 88 Anti Teror Polri diharapkan dapat melakukan kegiatan deradikalisasi secara rutin serta menargetkan ke sasaran yang tepat dan bersifat preventif agar penyebaran paham radikalisme di Wilayah Sumatera Selatan dapat diatasi. Selain itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia diharapkan dapat melakukan perekrutan calon anggota Polri yang berintelektual dan dedikasi yang tinggi untuk mendukung pekerjaan yang dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror Polri. Kata kunci: Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri, Radikalisme, Deradikalisasi, Terorisme, Sumatera Selatan
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. H. Erli Salia, SH. MH. 2. Dr. Martini, SH. MH |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri, Radikalisme, Deradikalisasi, Terorisme, Sumatera Selatan |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Hukum (S2) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 06:39 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 06:39 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/34274 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
