STUDI PUTUSAN PIDANA TAMBAHAN KEBIRI DALAM HUKUM POSITIF INDONESIA

MUHAMAD NOVRIANTO, 91222075 (2024) STUDI PUTUSAN PIDANA TAMBAHAN KEBIRI DALAM HUKUM POSITIF INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
91222075.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (899kB)

Abstract

Studi Putusan Pidana Tambahan Kebiri Dalam HukumPositif Indonesia. Pro dan kontra hukum kebiri di Indonesia menjadi bahan kajian menarik, dimana satusisi hukum kebiri diperlukan efek jera namun sisi lainnya bertentangan dengan fitrahdan nilai-nilai kemanusiaan, maka dari itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hukum kebiri. Adapun rumusan maslaah dalam penelitian ini yaituBagaimana pertimbangan Hakim dalam penjatuhan pidana tambahan kebiri? Faktor apa yang mempengaruhi pidana tambahan kebiri ?. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan dan menganalisis Studi Putusan Pidana Tambahan Kebiri DalamHukum Positif Indonesia. Penelitian menggunakan metode penelitian yuridisnormatif adalah penelitian hukum kepustakaan yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan pustaka atau data sekunder belaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMajelis Hakim dalam dasar pertimbangannya memberikan hukuman tambahan kebiri kimia terhadap terdakwa hanya berdasarkan atas keterangan terdakwa sendiri yangmengakui telah melakukan perbuatan tersebut terhadap 9 (sembilan) korbananakyang berbeda. Namun, keterangan ini tidak ditindaklanjuti oleh majelis hakimuntukmelakukan upaya-upaya yang diperlukan guna mencari dan menggali kebenaranmateriil sesuai dengan ketentuan dan aturan Hukum Acara Pidana yang berlaku. Hal ini mengakibatkan ketidaksesuaian putusan majelis hakim dengan syarat-syarat pemidanaan hukuman kebiri kimia yang seharusnya diterapkan, serta tidak memenuhi standar yang tepat dalam menjatuhkan pemberatan hukuman kepada terdakwa. Adapun dalam pemberlakuan hukuman kebiri dan/atau pemasangan chip secaraselektif bagi pelaku yang memenuhi kriteria tertentu bertujuan untuk memberikanperlindungan yang lebih baik bagi anak-anak dan mencegah terjadinya kekerasanseksual berulang. Dengan fokus pada pelaku yang memiliki hubungan khusus dengankorban atau yang merupakan residivis, diharapkan hukuman ini dapat lebih efektif dalam mencapai tujuan pemidanaan, yaitu memberikan efek jera, pencegahan, dankeadilan bagi korban serta masyarakat. Penerapan kebiri kimia tidak hanya bertujuanuntuk memberikan hukuman yang sesuai, tetapi juga sebagai langkah preventif untukmencegah terulangnya kejahatan serupa di masa depan. Meskipun kontroversial danmemerlukan regulasi yang ketat serta pengawasan yang cermat, kebijakanini menggambarkan komitmen pemerintah dalam memastikan perlindungan terhadaphak-hak anak dan penegakan hukum yang adil dalam menangani kasus kekerasanseksual. Kata Kunci: Pidana Tambahan, Kebiri Kimia

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Dr. Ruben Achmad, S.H., M.H 2. Dr. Abdul Latief Mahfus, S.H., M.Kn
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pidana Tambahan, Kebiri Kimia
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Acara Pidana
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Dwi Augustiana
Date Deposited: 26 Mar 2025 01:06
Last Modified: 26 Mar 2025 01:06
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/30076

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.