PERSPEKTIFHUKUMISLAMTENTANGANAKYANGDILAHIRKAN TERHADAP NIKAH DIBAWAH TANGAN (DI DESA EMBACANG KECAMATAN LUBUK-KELIAT KABUPATEN OGAN ILIR)

ALDIFRABOWO, 632020017 (2024) PERSPEKTIFHUKUMISLAMTENTANGANAKYANGDILAHIRKAN TERHADAP NIKAH DIBAWAH TANGAN (DI DESA EMBACANG KECAMATAN LUBUK-KELIAT KABUPATEN OGAN ILIR). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
ALDIFRABOWO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian merupakan observasi terkait bagaimana “Persfektif Hukum Islam Tentang Anak yang dilahirkan Terhadap Nikah dibawah Tangan (di Desa Embcang Kecamatan Lubuk-Keliat Kabupaten Ogan Ilir) untuk mengetahui bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap anak yang dilahirkan terhadapnikahdibawahtangan danbagaimanasistematikapelaksaannikahdibawahtangan ini menggunakan penelitian kualitatif dengan mengamati fenomena dan menulusuri data-data faktual tentang masalah yang menjadi pokok permasalahan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi (studi lapangan) dan wawancara narasumber yang menguraikan secara sistematis bagaimana pelaksaan nikah diawah tangan di Desa Embacang dan bagaimana pendapat Hukum Islam terhadap anak yang dilahirkan dengan nikah dibawah tangan. Maka dari itu, penelitian mendapatkan suatu hasil yaitu pertama,, Sesuai denganfatwaMUIpernikahandibawahtangansahapabilatelahmemenuhisyarat dan rukunnya. Dalam konteks ini sepakat dengan pandangan ulama. Menurut imam syai‟i anak yang lahir diluar nikah mempunyai akibat hukum yaitu, tidak ada hubungan nasab dengan ayahnya, ayahnya tidak wajib memberikan nafkah, tidak berhakmendapatkan warisandariayahnya, dan ayahnya tidak dapat menjadi walinikahapabilaanaktersebutperempuan. Kedua. Pandanganhukumislam terhadap anak yang lahir dari hasil dari nikah dibawah tangan,. Menurut imam syai‟i anak yang lahir diluar nikah mempunyaiakibat hukum yaitu, tidak ada hubungan nasab dengan ayahnya, ayahnya tidak wajib memberikan nafkah, tidak berhak mendapatkan warisan dari ayahnya, dan ayahnya tidak dapat menjadi wali nikah apabila anak tersebut perempuan. Perlindungan ini diberikan melalui kerangka hukum positif atau undang-undang yang mengatur hak dankesejahteraan anakanak. Berdasarkan menurut UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM), setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan Negara

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1.Drs.Ruskam Suai'di,M.H.I 2.Nur Azizah,S.Ag
Uncontrolled Keywords: HUKUM ISLAM TENTANG ANAK
Subjects: Pendidikan Agama Islam > Pengajaran dan Pengajar
Divisions: Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah (S1)
Depositing User: Desi Ratna Juwita
Date Deposited: 25 Mar 2025 04:01
Last Modified: 25 Mar 2025 04:01
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/30064

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.