ARIANTO, 502021324 (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DATA PRIBADI TERKAIT INFORMASI KESEHATAN ORANG DENGAN HIV (ODHIV) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 27 TAHUN 2022 TENTANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502021324_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) | Preview |
|
![]() |
Text
502021324_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (493kB) |
|
![]() |
Text
502021324_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (473kB) |
|
![]() |
Text
502021324_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
|
![]() |
Text
502021324_Cover_Sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
![]() |
Text
502021324_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (247kB) |
|
![]() |
Text
502021324_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (743kB) |
Abstract
Data pribadi merupakan kumpulan informasi yang berkaitan pribadi seseorang baik itu informasi yang bersifat umum seperti nama, jenis kelamin, kewarganegaraan dan agama maupun informasi yang bersifat khusus seperti data kesehatan. Data kesehatan lebih dikenal dengan istilah rekam medis. Rekam medis adalah dokumen yang berisi identitas diri, status kesehatan, dan pengobatan yang pernah diberikan kepada pasien. Status human immunodeficiency virus (HIV) pada orang dengan HIV (ODHIV) juga tercantum dalam rekam medis. Status ini perlu dijaga kerahasiaannya dikarenakan tersebarnya status ini akan menimbukan stigma negatif dan perilaku diskriminatif pada masyarakat terhadap orang dengan HIV (ODHIV), sehingga dapat menimbulkan pelanggaran hak asasi manusia dan kerugian secara materil pada orang dengan HIV (ODHIV) dan negara. Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk perlindungan hukum terhadap data pribadi ODHIV (Orang dengan HIV) (2) Apakah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi dapat melindungi data pribadi terkait informasi kesehatan ODHIV (Orang dengan HIV)?. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlindungan hukum terhadap data pribadi terkait status human immunodeficiency virus (HIV) pada orang dengan HIV (ODHIV) di Indonesia berupa beberapa Undang-Undang, Salah satunya yang paling tegas adalah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi. Berdasarkan penelitian tersebut disarankan agara pemerintah lebih tegas dalam mengimplementasikan pelanggaran Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang perlindungan data pribadi.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | 1. DR. ISMAIL PETTANASE, S.H., M.H 2. FEBRINA HERTIKA RANI, S.H., M.H |
Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Data Pribadi, Status HIV, Orang dengan HIV (ODHIV), Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022. |
Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
Date Deposited: | 24 Mar 2025 04:27 |
Last Modified: | 24 Mar 2025 04:27 |
URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/30043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |