UJI EFEKTIVITAS JAMUR Beauveria bassiana DENGAN PEMURNIAN KEMBALI PADA SERANGGA(PASSAGE INSECT) TERHADAP MORTALITAS LARVA Culex quinquefasciatus

FAKHIRA ANISHA, 702021071 (2025) UJI EFEKTIVITAS JAMUR Beauveria bassiana DENGAN PEMURNIAN KEMBALI PADA SERANGGA(PASSAGE INSECT) TERHADAP MORTALITAS LARVA Culex quinquefasciatus. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah palembang.

[img] Text
FAKHIRA ANISHA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Culex quinquefasciatus merupakan vektor cacing filariasis di Indonesia, pengendalian vektor filariasis selama ini menggunakan insektisida berbahan kimia yang berdampak pada pencemaran lingkungan maka diperlukan metode alternatif ramah lingkungan dengan penggunaan musuh alami salah satunya jamur entamopatogen Beauveria bassiana, untuk meningkatkan virulensi jamur ini maka dapat dilakukan pemurnian kembali pada serangga yaitu menggunakan serangga Tenebrio molitor yang terbukti mampu meningkatkan virulensi spora jamur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas jamur Beauveria bassiana dengan pemurnian kembali pada serangga terhadap mortalitas larva Culex quinquefasciatus. Desain peneltian adalah eksperimental laboratorium menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap. Sampel yang digunakan adalah isolat Beauveria bassiana dan larva Culex quinquefasciatus instar III berjumlah 30 ekor yang berasal dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Baturaja. Penelitian ini menggunakan empat konsentrasi 1x106 ,1x108 ,1x1010 dengan pemurnian kembali pada serangga dan kontrol negatif 1x106 tanpa pemurnian kembali dengan tiga kali ulangan. Analisis data menggunakan uji ANOVA pada software SPSS dan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) menggunakan software R studio version 4.1.2. Hasil penelitian didapatkan konsentrasi paling efektif yang menyebabkan kematian pada konsentrasi 1x1010 dengan pemurnian kembali pada serangga sebesar 98,89%, LT50 (Lethal Time 50%) adalah 3,90 hari dan LT95 (Lethal Time 95%) adalah 8,05 hari. LC50 (Lethal Consentrasi 50%) sebesar 2,71x108 spora/mL dan LC90 (Lethal Consentrasi 90%) sebesar 4,26 x 109 spora/mL. Kesimpulan bahwa jamur Beauveria bassiana dengan pemurnian kembali memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai larvasida alami dalam mengendalikan perkembangan nyamuk Culex quinquefasciatus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1.Dr.Indri Ramayanti,S.Si,M.Sc 2.dr.Zainora
Uncontrolled Keywords: Beauveria bassiana , Culex quinquefasciatus, Entamopatogen, Filariasis, Passage insect
Subjects: Pendidikan Kedokteran > Penyakit-Penyakit
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Desi Ratna Juwita
Date Deposited: 19 Mar 2025 04:26
Last Modified: 19 Mar 2025 04:26
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/30003

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.