DOKUMEN KAJIAN DAMPAK LINGKUNGANmPROGRAM CSR PERTAMINA RU III PLAJU INOVASI PENGOLAHAN GULMA AIR ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) MENJADI BAHAN CAMPURAN PAKAN TERNAK DI DESA SAMBIREJO, BANYUASIN

Yetty Hastiana, Yetty (2017) DOKUMEN KAJIAN DAMPAK LINGKUNGANmPROGRAM CSR PERTAMINA RU III PLAJU INOVASI PENGOLAHAN GULMA AIR ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) MENJADI BAHAN CAMPURAN PAKAN TERNAK DI DESA SAMBIREJO, BANYUASIN. [Experiment] (Submitted)

[img]
Preview
Text
penawaran kajian dampak lingkungan_team leader yetty.pdf

Download (451kB) | Preview
[img] Text
Surat CSR bu Yetty.docx

Download (13kB)
[img]
Preview
Text
Surat GM 414 tgl8Agustus2017 Penjajakan Biaya Kajian Dampak Lingkungan(1).pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_Laporan Kajian Dampak Lingkungan PT. Pertamina Inovasi pengolahan eceng gondok_LPPM UMP 2017_yetty.pdf

Download (928kB) | Preview

Abstract

Pemanfaatan enceng gondok sebagai pakan ternak kampung Sambirejo ini, merupakan salah satu bentuk kepedulian CSR Pertamina RU III Palembang bidang lingkungan yang bertujuan untuk mengurangi polutan air melalui budi daya tanaman eceng gondok. Program ini dilakukan di Desa Sambirejo Kecamatan Mariana Kabupaten Banyuasin. Fokus utamanya berupa pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal berupa sumber daya tanaman eceng gondok. Diharapkan agar tanaman eceng gondok yang sering dianggap sebagai gulma dapat diolah menjadi makanan ternak yang bermanfaat. Eceng gondok merupakan tanaman air. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan salah satu jenis gulma air yang perkembangannya sangat cepat dan mempunyai daya penyesuaian terhadap lingkungan yang tinggi (Fuskhah, 2000). Kandungan nilai gizi eceng gondok (E. crassipes) sebagai berikut, kandungan protein kasar 9,8–12,0 %, abu 11,9–23,9 %, lemak kasar 1,1–3,3 %, serat kasar 16,8–24,6 % (Astuti, 2008). Kandungan protein yang ada masih cukup memadai untuk digunakan sebagai bahan pakan alternatif. Eceng gondok memiliki serat kasar yang tinggi. Eceng gondok sebagai bahan pakan alternatif sangat mudah untuk didapatkan karena bahan ini tersedia banyak di alam dan masih belum termanfaatkan dengan baik. Eceng gondok memiliki kelemahan pada kadar air yang tinggi, proses pengeringan yang cukup lama, dan tidak dapat kering secara bersamaan seluruh bagian tanaman baik akar, batang dan daun. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menangani kendala pada pemanfaatan eceng gondok yaitu dengan membuat silase ransum komplit. Eceng gondok yang dibuat menjadi silase ransum komplit perlu ditambahkan dengan bahan-bahan penyusun konsentrat seperti dedak padi yang berfungsi sebagai penyerap air eceng gondok sehingga mencapai kadar air yang ideal. Eceng gondok merupakan limbah perairan dimana pertumbuhan yang pesat dimana 10 individu dapat berkembang menjadi 600.000 individu dalam 8 bulan. Akibat potensinya yang sangat besar ini maka keberadaannya diperairan umum seringkali menjadi gulma pengganggu dalam jangka panjang dapat merusak fungsi dan keberadaan perairan umum. Pengembangan usaha ternak ruminansia (sapi potong/perah, kambing maupun domba) terus dipacu, utamanya guna menuju swasembada daging pada tahun 2017 dan swasembada susu pada tahun 2020. Kendala utama yang dihadapi peternak ruminansia adalah sulitnya penyediaan pakan yang berkualitas dan berkesinambungan. Melalui unit Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina RU III Palembang telah menciptakan inovasi baru dalam bidang pengelolaan sampah,Patratura juga melakukan pengolahan enceng gondok. Tanaman air yang bersifat gulma ini diolah secara kreatif disamping menjadi barang kerajinan yang bermanfaat juga menjadikan enceng gondok menjadi pakan ternak sapi. Dimana upaya Pertamina RU III Palembang penggunaan eceng gondok sebagai pakan dapat mempunyai 2 (dua) manfaat sekaligus yaitu mencukupi kebutuhan pakan ternak sapi dan menyelamatan perairan umum. Implementasi program CSR Pertamina RU III berjalan dengan adanya pengawasan dan pendampingan dari CSR Officer beserta staf, sehingga masyarakat senantiasa diarahkan dan dibantu dalam mengaplikasikan program yang dimulai dari perencanaan hingga monitoring dilapangan guna keberlangsungan program yang positif dan berkembang. Diharapkan terciptanya sinergi yang baik antara produsen, konsumen dan lingkungan disekitar Pertamina RU III Palembang.

Item Type: Experiment
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: PPS Pendidikan Biologi (S2)
Depositing User: Dr. Yetty Hastiana M.Si
Date Deposited: 29 May 2023 00:46
Last Modified: 29 May 2023 00:46
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/25540

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.