GAMBARAN KLINIS, HASIL LABORATORIUM DAN TATALAKSANA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI PUSKESMAS PLAJU PALEMBANG

Muhammad Alkautsar, NIM. 702016019 (2020) GAMBARAN KLINIS, HASIL LABORATORIUM DAN TATALAKSANA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI PUSKESMAS PLAJU PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
702016019_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
702016019_BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit gangguan sendi atau rematik. Penyakit sendi merupakan penyakit inflamasi sistemik kronik pada sendi-sendi tubuh. Penyakit metabolic ini disebabkan oleh penumpukan monosodium urate monohydrate crystals pada sendi dan jaringan ikat tophi. Berdasarkan onsetnya, gout arthritis dibagi menjadi dua, yaitu episode akut dan kronik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis, hasil laboratorium dan tatalaksana pada penderita gout artritis di Puskesmas Plaju Palembang. Sampel penelitian berjumlah 32 responden dan memenuhi kriteria inklusi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif retrospektif. Data penelitian ini merupakan data sekunder yaitu rekam medik yang dikumpulkan secara retrospektif terhadap semua pasien gout arthritis di Puskesmas Plaju Palembang. Hasil penelitian frekuensi gambaran klinis pada penderita gout arthritis didapatkan sebanyak 32 responden (100%) memiliki gejala klinis nyeri pada kaki, 19 responden (59,3%) kemerahan dan bengkak pada kaki, 15 responden (46,8%) lemas pada badan, 8 responden (25%) demam, 2 responden (6,25%) nafsu makan menurun, dan 1 responden (3,12%) tidak dapat berjalan. Distribusi frekuensi responden berdasarkan hasil laboratorium pada laki-laki sebanyak 7 responden (58,3%) kadar asam uratnya 7-9 mg/dl, kadar asam urat >9mg/dl sebanyak 5 responden (41,7%), pada perempuan sebanyak 16 responden (80%) kadar asam uratnya 6-9 mg/dl, kadar asam urat >9mg/dl sebanyak 4 responden (20%). Distribusi frekuensi tatalaksana pada penderita gout artritis, didapatkan frekuensi tatalaksana pada penderita gout arthritis yaitu sebanyak 9 responden (28,12%) mendapatkan tatalaksana Allupurinol, 32 responden (100%) diberikan tatalaksana NSAID, 23 responden (71,87%) diberikan tatalaksana kortikosteroid, untuk vitamin B12 19 responden (59,37%).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1.dr. Yanti Rosita, M.Kes 2.dr. Putri Rizki Amaliah Badri
Uncontrolled Keywords: Gambaran klinis Gout artritis, tatalaksana Gout artritis, hasil laboratorium Gout artritis.
Subjects: Pendidikan Kedokteran > penyakit pada tulang dan otot
Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Date Deposited: 08 Aug 2020 04:02
Last Modified: 08 Aug 2020 04:07
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/9019

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.