KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA ELEKTRONIK DALAM PERDAGANGAN MELALUI ELEKTRONIK MENURUT UNDANG UNDANG NO.11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK

AGUSTIAWAN, NIM.502016276 (2020) KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA ELEKTRONIK DALAM PERDAGANGAN MELALUI ELEKTRONIK MENURUT UNDANG UNDANG NO.11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
502016276_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (477kB) | Preview
[img] Text
502016276_BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)

Abstract

ABSTRAK KEKUATAN PEMBUKTIAN AKTA ELEKTRONIK DALAM PERDAGANGAN MELALUI ELEKTRONIK MENURUT UNDANG-UNDANG NO.11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK Oleh AGUSTIAWAN Alat bukti tertulis atau ialah surat ialah segala sesuatu yang memuat tanda-tanda bacaan yang dimaksudkan untuk mencurahkan isi hati atau untuk menyampaikan buah pikiran seseorang dan dipergunakan sebagai pembuktian. Dengan demikian maka segala sesuatu yang tidak memuat tanda-tanda bacaan, akan tetapi mengandung buah pikiran, tidaklah termasuk dalam pengertian alat bukti tertulis atau surat. Adapun permasalahan dalam skripsi ini adalah Bagaimanakah kekuatan pembuktian akta elektronik dalam perdagangan melalui elektronik menurut Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik? dan Apakah hasil cetak dan transaksi elektronik dapat dikategorikan alat bukti menurut hukum acara perdata ?. Jenis penelitian hukum ini adalah penelitian hukum Normatif yang bersifat deskriptif yaitu menggambarkan. Sejalan dengan judul dan beberapa permasalahan yang telah dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Kekuatan Pembuktian Akta Elektronik dalam Perdagangan melalui Elektronik Menurut Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pembuktian Akta Elektronik di Muka Persidangan Perkara Perdata, dapat disamakan dengan alat bukti tertulis yang berupa akta. Dan Hasil cetak dan transaksi elektronik dapat dikategorikan alat bukti menurut hukum acara perdata yang berlaku di Indonesia yaitu dikategorikan alat bukti tertulis. Kata Kunci: Akta Elektronik, Perdagangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: PEMBIMBING:1.H.Zulkifri Nawawi,SH.,MH 2.Mulyadi Tanzili,SH.,MH
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Akta Elektronik, Perdagangan.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 07 Apr 2020 04:31
Last Modified: 07 Apr 2020 04:31
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/7462

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.