PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG POLIS JIKA PERUSAHAAN ASURANSI PAILIT

Handi Chandra, 502016233 (2020) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG POLIS JIKA PERUSAHAAN ASURANSI PAILIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.

[img]
Preview
Text
502016233_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (604kB) | Preview
[img] Text
502016233_BAB II_SAMPAI_BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (373kB)

Abstract

Perusahaan Asuransi yaitu pada hakikatnya merupakan lemabaga yang berbasis kepada pembiayaan yang secara bersama atau menganut Asas Gotong Royong, tujuan dari asuransi sebagai lembaga pelindung investasi, pelaksanaan dari asuransi itu sendiri adalah dengan melakukan perjanjian dimana seseorang mengikatkan dirinya kepada pihak lain yang menyediakan jasa pertanggungan dengan cara pembayaran, Penelitian yang dilakukan ini adalah jenis penelitian yuridis Normatif tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tentang perlindungan hukum terhadap pemegang polis jika perusahaan asuransi pailit menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian dan mengetahui sistem likuidasi dan pemailitan perusahaan asuransi. Berdasarkan hasil penelitian ini Pemegang polis asuransi sebagai pihak yang mengikatkan diri dengan perusahaan asuransi melalui perjanjian asuransi mendapat perlindungan hukum dalam berbagai peraturan perundang-undangan seperti dalam UndangUndang No. 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, serta dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan. Mengingat pemegang polis asuransi pada umumnya bersifat perorangan atau individual dan tidak sedikit yang kondisi ekonominya yang lemah berhadapan dengan perusahaan asuransi, maka sejumlah peraturan perundangan tersebut lebih menaruh perhatian dan perlindungan hukum kepada pemegang polis asuransi dari kemungkinan atau peluang pelanggaran hukum oleh perusahaan asuransi. Akibat hukum pelanggaran terhadap perjanjian asuransi akan dihadapi oleh pelanggarnya, yang dalam hal ini akan berakibat adanya tuntutan hukum yang dapat diselesaikan melalui jalur pengadilan atau melalui arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa. Klain asuransi yang sukar diperoleh atau berbelit-belit pengurusannya, merupakan titik awal adanya persengketaan di antara para pihak oleh karena telah terjadi wanprestasi dengan segala konsekuensi atau akibat hukumnya. Kata kunci : Perlindungan Hukum, Pemegang polis, Perasuransian, Pemailitan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1.Rosmawati,SH.,MH 2.Siti Mardiyati,SH,.MH
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Perlindungan Hukum, Pemegang polis, Perasuransian, Pemailitan
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 19 Mar 2020 04:51
Last Modified: 19 Mar 2020 04:51
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/7281

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.