PENGARUH INDEKS BURSA ASIA TENGGARA DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

ANNUR PRIYONO, NIM. 212013279 (2019) PENGARUH INDEKS BURSA ASIA TENGGARA DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
212013279_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (5MB) | Preview
[img] Text
212013279_BAB II_SAMPAI BAB TERAKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adakah pengaruh indeks bursa Asia Tenggara dan Makro Ekonomi terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) di bursa efek Indonesia (BEI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah pengaruh dari indeks bursa Asia Tenggara dan makro ekonomi terdahap indeks harga saham gabungan (IHSG) di bursa efek Indonesia (BEI). Variabel dalam penelitian ini adalah Strait Time Index (STI), Phillipine Stock Exchange (PSE), Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE), Stock Exchange Thailand (SET), Ho Chi Minh Index (VN), Suku Bunga, Kurs, Inflasi, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis kauntitatif dengan teknik analisis regersi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari perhitungan Fhitung (22,341) > Ftabel (2,64). Berarti H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh STI (X1), PSE (X2), KLSE (X3), SET (X4), VN (X5), suku bunga (X6), kurs (X7), dan inflasi (X8) terhadap IHSG (Y) di bursa efek Indonesia (BEI) secara simultan (bersama-sama), sedangkan secara parsial X1 thitung (2,911) > ttabel (2,131) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan STI terhadap IHSG, X2 thitung (-1,940) > ttabel (-2,131) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan PSE terhadap IHSG, X3 thitung (-0,346) > ttabel (-2,131) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan KLSE terhadap IHSG, X4 thitung (1,451) < ttabel (2,131) maka H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh yang signifikan SET terhadap IHSG, X5 thitung (-0,985) > ttabel (-2,131) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan VN terhadap IHSG, X6 thitung (-1,453) > ttabel (-2,131) maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan suku bunga terhadap IHSG, X7 thitung (0,670) < ttabel (2,131) maka H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh yang signifikan kurs terhadap IHSG, X8 thitung (-2,378) < ttabel (-2,131) maka H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh yang signifikan inflasi terhadap IHSG. Kata Kunci : Strait Time Index (STI), Phillipine Stock Exchange (PSE), Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE), Stock Exchange Thailand (SET), Ho Chi Minh Index (VN), Suku Bunga, Kurs, Inflasi, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing, 1. Belliwaty Kosim, S.E.,M.M 2. Ervita Safutri, S.E,M,Si
Uncontrolled Keywords: Strait Time Index (STI), Phillipine Stock Exchange (PSE), Kuala Lumpur Stock Exchange (KLSE), Stock Exchange Thailand (SET), Ho Chi Minh Index (VN), Suku Bunga, Kurs, Inflasi, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Subjects: Manajemen > organisasi dan keuangan
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Date Deposited: 21 Oct 2019 04:47
Last Modified: 21 Oct 2019 04:47
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/5818

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.