ROYHAN, NIM. 502022029 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN DALAM KONDISI INTOKSIKASI ALKOHOL (STUDI KASUS DALAM WILAYAH HUKUM POLRESTABES PALEMBANG). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022029_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
502022029_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (543kB) |
|
|
Text
502022029_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (539kB) |
|
|
Text
502022029_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (393kB) |
|
|
Text
502022029_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
|
|
Text
502022029_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
502022029_COVER_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Dalam praktik penegakan hukum, muncul persoalan ketika pelaku pembunuhan melakukan perbuatannya dalam keadaan kehilangan kesadaran akibat intoksikasi alkohol. Kondisi tersebut menimbulkan perdebatan mengenai sejauh mana pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, mengingat salah satu syarat utama pemidanaan adalah adanya kemampuan bertanggungjawab (toerekeningsvatbaarheid). Dalam hukum pidana, seseorang hanya dapat dijatuhi pidana apabila mampu memahami akibat dari perbuatannya serta mengendalikan kehendaknya sesuai dengan tingkat kesadaran yang dimiliki. Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana pembunuhan dalam kondisi intoksikasi alkohol di wilayah hukum Polrestabes Palembang serta kedudukan kondisi intoksikasi alkohol sebagai alasan pemaaf atau keadaan yang memberatkan dalam pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana pembunuhan dalam kondisi intoksikasi alkohol serta mengkaji kedudukan kondisi tersebut sebagai alasan pemaaf atau keadaan yang memberatkan pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana tetap didasarkan pada terpenuhinya unsur tindak pidana, adanya kesalahan, serta kemampuan pelaku untuk bertanggung jawab. Intoksikasi alkohol yang terjadi akibat konsumsi secara sukarela tidak menghapus pertanggungjawaban pidana, bahkan dalam keadaan tertentu dapat dipertimbangkan sebagai keadaan yang memberatkan apabila terbukti meningkatkan agresivitas pelaku dan memperberat akibat yang ditimbulkan. Kata Kunci : Pertanggungjawaban pidana, pembunuhan, intoksikasi alkohol, alasan pemaaf, keadaan yang memberatkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Febrina Hertika Rani,SH.,M.H 2. Sarah,S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Pertanggungjawaban pidana, pembunuhan, intoksikasi alkohol, alasan pemaaf, keadaan yang memberatkan. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana Ilmu Hukum > Kejahatan Ilmu Hukum > Pengadilan Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 20 Oct 2026 03:16 |
| Last Modified: | 20 Oct 2026 03:16 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37946 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
