PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PUNGUTAN LIAR LAHAN PARKIR (STUDI PUTUSAN NOMOR 761/PID.B/2025/PN PLG)

MIFTAH LANASARI, NIM : 502022386 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PUNGUTAN LIAR LAHAN PARKIR (STUDI PUTUSAN NOMOR 761/PID.B/2025/PN PLG). Skripsi thesis, FAKULTAS HUKUM.

[img]
Preview
Text
502022386_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text
502022386_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[img] Text
502022386_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)
[img] Text
502022386_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (116kB)
[img] Text
502022386_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB)
[img] Text
502022386_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (584kB)
[img] Text
502022386_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PUNGUTAN LIAR LAHAN PARKIR (STUDI PUTUSAN NOMOR 761/PID.B/2025/PN PLG) MIFTAH LANASARI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pungutan liar di ruang publik, termasuk penarikan uang pada lahan parkir tanpa kewenangan yang sah dan dalam beberapa keadaan disertai ancaman terhadap masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana pungutan liar lahan parkir serta apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam memutus perkara (Studi Putusan Nomor 761/Pid.B/2025/PN Plg). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan serta dianalisis secara kualitatif dengan pola pikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdakwa Muharam Ibnu Batuta alias Wisnu dapat dimintai pertanggungjawaban pidana karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 ayat (1) KUHP. Terdakwa merupakan pelaku langsung yang dengan sengaja meminta uang keamanan tanpa memiliki kewenangan, surat tugas, atau izin resmi serta menggunakan ancaman yang menyebabkan korban menyerahkan uang sebesar Rp10.000,00. Terdakwa juga memiliki kemampuan bertanggung jawab dan tidak ditemukan alasan pembenar maupun alasan pemaaf. Pertimbangan hakim didasarkan pada fakta persidangan, keterangan saksi, keterangan terdakwa, terpenuhinya unsur-unsur Pasal 368 ayat (1) KUHP, serta keadaan yang memberatkan dan meringankan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 3 (tiga) bulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pungutan liar lahan parkir yang dilakukan tanpa kewenangan dan disertai ancaman dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana pemerasan apabila seluruh unsur deliknya terpenuhi. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pungutan Liar, Lahan Parkir, Pemerasan, Putusan Hakim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Ismail Pettanasse, S.H., M.H 2. Desni Raspita, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pungutan Liar, Lahan Parkir, Pemerasan, Putusan Hakim.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 13 Oct 2026 06:34
Last Modified: 13 Oct 2026 06:34
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37794

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.