Chandra Caniago, NIM. 502022108 (2026) PENERAPAN KETENTUAN PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA NARKOTIKA DI LAPAS KELAS I A MERAH MATA PALEMBANG. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022108_cover_Bab I_daftar pustaka.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
502022108_bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (148kB) |
||
|
Text
502022108_bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
||
|
Text
502022108_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
||
|
Text
502022108_daftar pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
||
|
Text
502022108_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
||
|
Text
502022108 - full Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pemberian pembebasan bersyarat pada dasarnya bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada narapidana untuk menyatu kembali dengan masyarakat secara efektif, sehingga saat mereka bebas, mereka tidak mengalami penolakan atau isolasi dari lingkungan sekitar. Namun, dalam meninjau tujuan dari pembebasan bersyarat, seharusnya perhatian diberikan pada risiko yang mungkin timbul jika pembebasan bersyarat diterapkan secara umum untuk narapidana pelaku kejahatan dari berbagai tingkat keseriusan. Adapun permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana penerapan pembebasan bersyarat narapidana narkotika dan apa saja faktor-faktor penghambat penerapan pembebasan bersyarat narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Merah Mata Palembang? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penerapan pembebasan bersyarat narapidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas I A Merah Mata Palembang, serta untuk memahami dan meneliti faktor-faktor penghambat penerapan pembebasan bersyarat narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Merah Mata Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketentuan pembebasan bersyarat bagi narapidana narkotika di lapas kelas I A Merah Mata Palembang dilaksanakan ketika ketika masuk masa 2 per 3 masa tahanan, berkelakuan baik, mengikuti program-program pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian dengan baik. Kemudian ada jaminan dari keluarga dan lurah setempat yang menjamin bahwa daerah warga di tempat mereka pulang nanti itu menerima kembali. Prosedur pembebasan bersyarat di Lapas Merah Mata Palembang dilakukan setelah dinilai berkelakuan baik dan sudah masuk dalam tahap 2 per 3 masa tahanannya, maka dilakukan sidang tim pengamat pemasyarakatan. Walaupun sudah menerapakan sesuai dengan UU ada berbagai faktor yang menjadi penghambat. Faktor penghambat penerapan pembebasan bersyarat narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I A Merah Mata Palembang adalah kendala jaringan, sistem database pemasyarakatan yang sering tidak terkoneksi, offline maksudnya, dan adanya usul-usul yang dikembalikan. Karena perbaikan-perbaikan misalnya perbedaan alamat, perbedaan alamat penjamin. Oleh karena itu, disarankan adanya penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi petugas, serta kerja sama lintas sektor guna menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, manusiawi, dan berorientasi pada pemenuhan HAM. Kata Kunci: Pembebasan Bersyarat, Narapidana, Narkotika, Faktor Penghambat, Lapas
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Mulyadi Tanzili, S.H., M.H. 2.Febrina Hertika Rani, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pembebasan Bersyarat, Narapidana, Narkotika, Faktor Penghambat, Lapas |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 04:34 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 04:34 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37675 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
