IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE PADA KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRESTABES PALEMBANG

ZARMAN ZAMAYA, NIM : 91224032 (2026) IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE PADA KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRESTABES PALEMBANG. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
91224032_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
91224032_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (342kB)
[img] Text
91224032_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] Text
91224032_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (216kB)
[img] Text
91224032_DAFTAR PUSTAKA .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (130kB)
[img] Text
91224032_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] Text
91224032_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE PADA KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH POLRESTABES PALEMBANG Oleh ZARMAN ZAMAYA Kekerasan terhadap anak dalam lingkup keluarga, meskipun kerap tersembunyi dalam relasi domestik, pada hakikatnya merepresentasikan pelanggaran serius terhadap hak anak yang berdampak sistemik pada perkembangan fisik dan psikis korban. Dalam konteks penelitian ini, praktik penyelesaian melalui restorative justice di Polrestabes Palembang tidak dapat semata dipahami sebagai alternatif prosedural, melainkan harus diuji secara kritis terhadap standar normatif perlindungan anak. Penggunaan mekanisme tersebut sebagai dasar penghentian perkara justru menimbulkan problem yuridis: sejauh mana pendekatan restoratif mampu menjamin kepentingan terbaik bagi anak, bukan sekadar mereduksi proses pidana. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini secara khusus menelaah implementasi restorative justice dalam perkara kekerasan anak di lingkungan rumah tangga di Polrestabes Palembang, sekaligus mengidentifikasi faktor penghambatnya. Pendekatan yuridis-empiris digunakan dengan karakter deskriptif-analitis, melalui sintesis antara norma hukum positif, praktik konkret dalam berkas perkara, serta perspektif aparat penegak hukum. Analisis kualitatif kemudian dikonstruksikan berdasarkan kerangka teori penegakan hukum Soerjono Soekanto dan konsep restorative justice Howard Zehr, sehingga data tidak berhenti sebagai deskripsi, tetapi berfungsi sebagai dasar argumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara formal penerapan restorative justice telah mengacu pada KUHAP (Undang-Undang No.20 tahun 2025) dalam batas tertentu berkontribusi pada pemulihan relasi serta perlindungan psikologis anak. Namun, secara substantif muncul kecenderungan reduksi makna keadilan restoratif menjadi instrumen administratif penghentian perkara, yang berimplikasi pada terpinggirkannya hak restitusi anak dan terbukanya ruang kompromi transaksional. Kondisi ini menegaskan adanya ketidaksinkronan antara praktik restoratif pada tahap awal penegakan hukum dengan mandat perlindungan anak. Oleh karena itu, efektivitas restorative justice mensyaratkan integrasi normatif yang lebih tegas dengan UU No. 35 Tahun 2014 dan PP No. 43 Tahun 2017 agar “restorative justice plus restitusi” sebagai jaminan perlindungan hak anak secara komprehensif. Kata kunci: restorative justice; kekerasan terhadap anak; rumah tangga; perlindungan anak; Polrestabes Palembang.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Saipuddin, S.H., M.H. 2. Dr. Suharyono, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: restorative justice; kekerasan terhadap anak; rumah tangga; perlindungan anak; Polrestabes Palembang.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Mahasiswa Program Pascasarjana
Date Deposited: 24 Sep 2026 03:41
Last Modified: 24 Sep 2026 03:41
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37575

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.