AYU AGUSTIN, NIM.132024023P (2026) EVALUASI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DI ULP KENTEN PENYULANG ENIM MENGGUNAKAN INDEKS SAIDI DAN SAIFI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
132024023P_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (824kB) |
|
|
Text
132024023P_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (550kB) |
|
|
Text
132024023P_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (353kB) |
|
|
Text
132024023P_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (694kB) |
|
|
Text
132024023P_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (136kB) |
|
|
Text
132024023P_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
|
|
Text
132024023P_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (754kB) |
|
|
Text
132024023P_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan faktor penting dalam menjamin kualitas pelayanan kepada pelanggan. Gangguan yang sering terjadi dan durasi pemadaman yang lama dapat menimbulkan kerugian ekonomi serta menurunkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keandalan sistem distribusi 20 kV pada Penyulang Enim di PT PLN (Persero) ULP Kenten dengan menghitung indeks System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), kemudian dilakukan simulasi menggunakan Electrical Transient Analyzer Program (ETAP). Data penelitian berupa data gangguan Penyulang Enim selama periode Mei 2025 hingga Mei 2026 dengan jumlah 73 kali pemadaman. Penyebab gangguan didominasi oleh pohon, diikuti penyebab yang tidak diketahui, kerusakan komponen, gangguan Binatang serta layang-layang. Hasil perhitungan menunjukkan nilai SAIDI sebesar 4,59567866 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI sebesar 4,97112907 kali/pelanggan/tahun. Berdasarkan standar SPLN No. 68-2 Tahun 1986, nilai SAIDI memenuhi batas standar ≤21 jam/pelanggan/tahun, sedangkan SAIFI belum memenuhi batas ≤3,2 kali/pelanggan/tahun. Hasil simulasi ETAP menunjukkan selisih terhadap perhitungan manual sebesar 2,30% untuk SAIDI dan 2,41% untuk SAIFI. Hasil tersebut menunjukkan kesesuaian yang baik antara perhitungan manual dan simulasi. Dengan demikian, permasalahan utama keandalan Penyulang Enim adalah tingginya frekuensi gangguan. Upaya peningkatan keandalan perlu dilakukan melalui pemangkasan pohon secara rutin, peningkatan monitoring jaringan, pemeriksaan kondisi komponen, serta penguatan koordinasi peralatan proteksi untuk mengurangi frekuensi gangguan dan menjaga kontinuitas pelayanan listrik kepada pelanggan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keandalan Sistem Distribusi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), SAIDI, SAIFI, ETAP, Penyulang Enim. |
| Subjects: | Elektro > Elektronika T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering Elektro > Teknik Listrik |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 04:04 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 04:04 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37393 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
