MUHAMMAD ALDI ALFAUZAN, NIM. 112022148 (2026) ANALISA STABILITAS LERENG GALIAN TERHADAP POTENSI LONGSOR DI AREA PEMBORAN TALANG JIMAR KOTA PRABUMULIH. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
112022148_BAB I_ DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (871kB) |
|
|
Text
112022148_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (302kB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (128kB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (131kB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (700kB) | Request a copy |
|
|
Text
112022148_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Longsor lereng merupakan salah satu permasalahan geoteknik utama yang sering terjadi pada area galian, terutama akibat meningkatnya muka air tanah yang menyebabkan penurunan kuat geser tanah dan stabilitas lereng. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas lereng galian pada area pemboran Talang Jimar serta mengevaluasi efektivitas penggunaan geomembrane dan kombinasi geomembrane–geogrid dalam meningkatkan nilai Safety Factor (SF) lereng. Analisis dilakukan menggunakan Metode Elemen Hingga (Finite Element Method/FEM) dengan bantuan perangkat lunak PLAXIS 2D, menggunakan model konstitutif Hardening Soil dan metode Shear Strength Reduction (SSR). Simulasi numerik dilakukan pada kondisi lereng eksisting dan kondisi setelah diberi perkuatan dengan variasi tinggi muka air sebesar 1 meter, 2 meter, dan 3 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi lereng eksisting menghasilkan nilai Safety Factor sebesar 1,319, 1,275, dan 1,130 pada tinggi muka air 1 meter, 2 meter, dan 3 meter. Nilai-nilai tersebut berada di bawah batas minimum Safety Factor, yaitu 1,50, sehingga lereng dikategorikan tidak stabil. Setelah dilakukan pemasangan geomembrane, nilai Safety Factor meningkat menjadi 1,728, 1,617, dan 1,582, sehingga seluruh kondisi telah memenuhi kriteria stabilitas yang dipersyaratkan. Kombinasi penggunaan geomembrane dan geogrid memberikan peningkatan yang lebih signifikan dengan nilai Safety Factor masing-masing sebesar 2,424, 1,996, dan 1,751. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan muka air tanah menyebabkan penurunan stabilitas lereng akibat meningkatnya tekanan air pori. Penggunaan geomembrane mampu mengurangi infiltrasi air ke dalam tanah sehingga meningkatkan stabilitas lereng, sedangkan penambahan geogrid memberikan perkuatan tarik yang meningkatkan kinerja mekanis tanah. Oleh karena itu, kombinasi geomembrane dan geogrid dapat direkomendasikan sebagai metode perkuatan yang paling efektif untuk meningkatkan stabilitas lereng serta mengurangi potensi terjadinya longsor pada area pemboran Talang Jimar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. M. Arfan, S. T., M. T 2. Ir. Revisdah, M. T |
| Uncontrolled Keywords: | Stabilitas Lereng, Safety Factor, PLAXIS 2D, Finite Element Method, Hardening Soil, Geomembrane, Geogrid |
| Subjects: | Teknik Sipil > geologi teknis (untuk teknik sipil) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Teknik |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 04:45 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 04:45 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
