SRI WULAN OCTAVIANI, NIM : 91223051 (2026) TANGGUNG JAWAB PIDANA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 (Studi Putusan No. 861/Pid.Sus/2024/PN.Plg). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
91223051_BAB I_DAFTAR PUSTAKA..pdf Download (927kB) |
|
|
Text
91223051_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (319kB) |
|
|
Text
91223051_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (333kB) |
|
|
Text
91223051_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
Text
91223051_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) |
|
|
Text
91223051_FULL TEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK TANGGUNG JAWAB PIDANA KASUS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2004 (Studi Putusan No. 861/Pid.Sus/2024/PN.Plg) Oleh : SRI WULAN OCTAVIANI Pada kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berdampak serius terhadap korban, khususnya perempuan dan anak. Negara melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga telah memberikan landasan hukum untuk menjamin perlindungan korban serta menegaskan pertanggungjawaban pidana bagi Pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tanggung jawab pidana bagi Pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam Putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 861/Pid.Sus/2024/PN.Plg serta meninjau dalam perspektif Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum Normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan pendapat para ahli. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menarik kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana dalam perkara ini didasarkan pada terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana KDRT sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004, meliputi adanya perbuatan kekerasan, hubungan rumah tangga antara pelaku dan korban, serta adanya kesalahan (dolus atau culpa) pada diri terdakwa. Adapun pertimbangan hukum hakim mencakup petimbangan Yuridis-Non Yuridis. Secara Yuridis, Hakim menilai terpenuhinya unsur-unsur delik sesuai dengan ketentuan. Secara Non- Yuridis Hakim mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan terdakwa, dampak perbuatan terhadap korban, serta tujuan pemidanaan yang mencerminkan rasa keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatajn. Kata kunci : Tanggung Jawab Pidana, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Putusan Pengadilan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Saipuddin Zahri, S.H.,M.H. 2. Dr. Khalisah Hayatuddin, S.H.,M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Tanggung Jawab Pidana, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Putusan Pengadilan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Hukum (S2) |
| Depositing User: | Mahasiswa Program Pascasarjana |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 05:15 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 05:30 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37293 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
