M. Rizki Irfandinata, NIM.502022395 (2026) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KREDITUR ATAS KERUGIAN AKIBAT KETIDAKSEIMBANGAN GANTI RUGI ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
502022395_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
502022395_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
|
|
Text
502022395_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
|
Text
502022395_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (8kB) |
|
|
Text
502022395_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (187kB) |
|
|
Text
502022395_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
502022395_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi kreditur dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor dengan jaminan fidusia ketika terjadi ketidakseimbangan ganti rugi asuransi, serta mengidentifikasi faktor faktor penyebab terjadinya ketidakseimbangan tersebut. Permasalahan muncul ketika nilai klaim asuransi yang dibayarkan tidak sebanding dengan kerugian nyata atau sisa kewajiban debitur, sehingga menimbulkan kerugian bagi kreditur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi bahan hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, serta KUHPerdata, dan bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, serta doktrin hukum yang relevan. Analisis dilakukan secara yuridis kualitatif untuk menilai kesesuaian antara norma hukum dan praktik yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi kreditur dapat dilakukan melalui upaya preventif dan represif. Perlindungan preventif diwujudkan melalui pendaftaran jaminan fidusia dan pengikatan asuransi atas objek jaminan, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui penyelesaian sengketa baik melalui jalur non-litigasi maupun litigasi. Namun, dalam praktiknya masih terdapat kelemahan perlindungan akibat disharmonisasi antara ketentuan jaminan fidusia, klausul polis asuransi, dan perjanjian pembiayaan. Faktor penyebab ketidakseimbangan ganti rugi antara lain perbedaan nilai pertanggungan dengan nilai pasar kendaraan, klausul polis yang tidak mencantumkan kepentingan kreditur, keterbatasan cakupan asuransi, serta kendala administratif dalam proses klaim.Dengan demikian, diperlukan harmonisasi regulasi dan perbaikan klausul perjanjian serta polis asuransi agar dapat memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi kreditur dan menciptakan kepastian hukum dalam pembiayaan kendaraan bermotor.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Dr. Serlika Aprita, S.H.,M.H 2. M. Adi Saputra, S.H.,M.Kn |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Kreditur, Jaminan Fidusida, Asuransi kendaraan, Ganti rugi |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 04:09 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 04:09 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37073 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
