EFEKTIVITAS KEAMANAN PEMASYARAKATAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) YANG OVERKAPASITAS DENGAN KETERBATASAN SUMBER DAYA (Studi Kasus Lapas Kelas IIB Way Kanan)

Yoga Pratama Fitrianto, NIM : 91224052 (2026) EFEKTIVITAS KEAMANAN PEMASYARAKATAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) YANG OVERKAPASITAS DENGAN KETERBATASAN SUMBER DAYA (Studi Kasus Lapas Kelas IIB Way Kanan). Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
91224052_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
91224052_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (504kB)
[img] Text
91224052_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (553kB)
[img] Text
91224052_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[img] Text
91224052_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18kB)
[img] Text
91224052_COVER_SAMPAI_AKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK EFEKTIVITAS KEAMANAN PEMASYARAKATAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) YANG OVERKAPASITAS DENGAN KETERBATASAN SUMBER DAYA (Studi Kasus Lapas Kelas IIB Way Kanan) Oleh Yoga Pratama Fitrianto Fenomena permasalahan yang muncul dalam menjaga keamaan permasyarakatan adalah lembaga pemasyarakatan (lapas) yang overkapasitas dengan keterbatasan sumber daya. Permasalahannya adalah 1) Bagaimana efektivitas keamanan pemasyarakatan pada lembaga pemasyarakatan (lapas) yang overkapasitas dengan keterbatasan sumber daya (Studi Kasus Lapas Kelas IIB Way Kanan?; 2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas keamanan pemasyarakatan pada lembaga pemasyarakatan (lapas) yang overkapasitas dengan keterbatasan sumber daya (Studi Kasus Lapas Kelas IIB Way Kanan?. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris menggunakan data primer dan data sekunder Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan masih dapat dipertahankan melalui tiga pendekatan. Pertama, upaya preventif, meliputi pengendalian fisik (CCTV, pemeriksaan pintu dan barang), administrasi (pendataan tamu dan narapidana), serta pembinaan seperti konseling, olahraga, dan pelatihan keterampilan untuk menekan potensi gangguan. Kedua, upaya detektif, melalui deteksi dini berupa pengawasan rutin, sidak, pemantauan CCTV, observasi kondisi narapidana, dan pengelolaan data risiko. Ketiga, upaya represif, yang dilakukan saat insiden terjadi melalui penertiban, isolasi terbatas, penyitaan barang terlarang, dan koordinasi dengan pihak eksternal sesuai SOP dan prinsip HAM. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas keamanan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Way Kanan terdiri dari faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan. Faktor internal meliputi regulasi dan SOP yang belum efektif, keterbatasan petugas, minimnya sarana prasarana, serta budaya kerja yang belum konsisten. Faktor eksternal mencakup aspek sosial dan kebijakan nasional, seperti stigma masyarakat, rendahnya reintegrasi sosial, kebijakan pemidanaan yang masih berorientasi pada pemenjaraan, regulasi yang belum adaptif, lemahnya koordinasi antar-instansi, keterbatasan anggaran, serta kurangnya sosialisasi kebijakan, yang secara keseluruhan memperberat kondisi keamanan lapas.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Mulyadi Tanzili, S.H,. M.H 2. Dr. Ismail Pettanase, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Efektivitas Keamanan Pemasyarakatan, Overkapasitas, Keterbatasan Sumber Daya
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Mahasiswa Program Pascasarjana
Date Deposited: 22 Aug 2026 06:46
Last Modified: 22 Aug 2026 06:46
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37053

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.