KEDUDUKAN DAN TANGGUNG JAWAB KONSELOR ADIKSI DALAM RANGKA PEMBINAAN REHABILITASI NARAPIDANA PENGGUNA NARKOTIKA PADA LAPAS NAKOTIKA KELAS IIB BANYUASIN

Zeland Muhammad Barr, NIM. 91224050 (2026) KEDUDUKAN DAN TANGGUNG JAWAB KONSELOR ADIKSI DALAM RANGKA PEMBINAAN REHABILITASI NARAPIDANA PENGGUNA NARKOTIKA PADA LAPAS NAKOTIKA KELAS IIB BANYUASIN. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
91224050_BAB I + DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
91224050_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB)
[img] Text
91224050_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (510kB)
[img] Text
91224050_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8kB)
[img] Text
91224050_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (238kB)
[img] Text
91224050_COVER _SAMPAI_AKHIR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRACT KEDUDUKAN DAN TANGGUNG JAWAB KONSELOR ADIKSI DALAM RANGKA PEMBINAAN REHABILITASI NARAPIDANA PENGGUNA NARKOTIKA PADA LAPAS NAKOTIKA KELAS IIB BANYUASIN Oleh : Zeland Muhammad Barr Penyalahgunaan narkotika meningkatkan jumlah narapidana di lembaga pemasyarakatan, jumlahnya mencapai kurang lebih 200 ribu orang atau 52% dari jumlah warga binaan di seluruh lapas di indonesia, Kondisi ini menimbulkan permasalahan serius berupa overkapasitas lembaga pemasyarakatan serta belum optimalnya pelaksanaan program rehabilitasi bagi narapidana pengguna narkotika, khususnya terkait keterbatasan sumber daya manusia dan belum maksimalnya peran konselor adiksi. Oleh karena itu, diperlukan program rehabilitasi yang efektif dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan tanggung jawab konselor adiksi dalam rehabilitasi narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor adiksi IKAI memiliki kedudukan strategis sebagai pelaksana rehabilitasi melalui kerja sama dengan pihak Lapas, dengan kewenangan yang bersifat operasional di bawah pengawasan pejabat struktural. Peran ini mencerminkan pergeseran pendekatan dari represif ke rehabilitatif. Dalam pelaksanaan metode Therapeutic Community (TC), konselor adiksi berperan dalam asesmen, konseling, dan pendampingan, serta terbukti memberikan dampak positif terhadap pemulihan narapidana. Namun, pengaturan hukum terkait kedudukan dan kewenangannya masih perlu diperkuat.Dengan demikian, konselor adiksi IKAI berperan penting dalam keberhasilan rehabilitasi narapidana narkotika, sehingga diperlukan penguatan regulasi dan peningkatan kompetensi.. Kedudukannya dalam pelaksanaan rehabilitasi di Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin dibawah pengawasan langsung Kasubsi perawatan dan Kasi Binadik Keberadaan konselor adiksi berkontribusi signifikan dalam pemulihan narapidana, sehingga perlu penguatan peran dan peningkatan kompetensi untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Mulyadi Tanzili, S.H., M.H., 2. Dr. Syamsul, S.H.,M.Kn.
Uncontrolled Keywords: Konselor Adiksi, Rehabilitasi, Narapidana Narkotika.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Perpustakaan umpalembang
Date Deposited: 22 Aug 2026 06:46
Last Modified: 22 Aug 2026 06:46
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37052

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.