PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIHAK PEGADAIAN TERHADAP KERUSAKAN ATAU KEHILANGAN BARANG YANG DIJADIKAN AGUNAN DALAM PERSPEKTIF KUHPERDATA

M. HARIS RIDHO P, NIM. 502022283 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PIHAK PEGADAIAN TERHADAP KERUSAKAN ATAU KEHILANGAN BARANG YANG DIJADIKAN AGUNAN DALAM PERSPEKTIF KUHPERDATA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img] Text
502022283_BAB I DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text
502022283_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] Text
502022283_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[img] Text
502022283_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (120kB)
[img] Text
502022283_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only

Download (153kB)
[img] Text
502022283_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[img] Text
502022283_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini diawali oleh adanya hubungan hukum antara nasabah dan Pegadaian yang menciptakan berbagai hak dan kewajiban, terutama kewajiban Pegadaian untuk melindungi dan mengembalikan barang agunan dalam keadaan semula. Dalam praktiknya, masih ada risiko kerusakan atau kehilangan barang agunan yang mungkin muncul, disebabkan oleh kelalaian, kekurangan sistem keamanan, atau faktor lainnya, yang dapat menimbulkan isu hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek hukum yang menyangkut tanggung jawab Pegadaian terkait kerusakan atau kehilangan barang yang digunakan sebagai agunan, serta untuk memahami implikasi hukum yang muncul jika Pegadaian gagal menjalankan tanggung jawabnya menurut pandangan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi di Pegadaian UPC Indralaya, serta didukung oleh literatur hukum primer, sekunder, dan tersier. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif untuk memahami bagaimana norma hukum diterapkan dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum Pegadaian terhadap kerusakan atau kehilangan barang agunan dapat dijelaskan melalui wanprestasi dan perbuatan melawan hukum. Pegadaian memiliki kewajiban untuk menjaga, merawat, dan mengembalikan barang agunan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1150–1160 KUHPerdata. Konsekuensi hukum yang mungkin timbul jika kewajiban ini tidak dipenuhi termasuk kewajiban untuk membayar ganti rugi, kemungkinan terjadinya gugatan dari nasabah, serta risiko sanksi administratif dan penurunan tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, tanggung jawab hukum Pegadaian adalah hasil dari penguasaan fisik terhadap barang agunan yang membutuhkan penerapan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme, demi menjamin perlindungan hukum bagi nasabah serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga Pegadaian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dosen Pembimbing : 1. Dea Justicia Ardha, S.H., M.H. 2. Sarah, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Hukum, Pegadaian, Barang Agunan, Kerusakan, Kehilangan, KUHPerdata
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 20 Aug 2026 02:06
Last Modified: 20 Aug 2026 02:06
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/37000

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.