ASSAYYIDAH AISYAH MADINA DARUL 2, NIM. 702022074 (2026) PERBEDAAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN SKIZOFRENIA SEBELUM DAN SESUDAH RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR PROVINSI SUMATERA SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.
|
Text
702022074_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (793kB) |
|
|
Text
702022074_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text
702022074_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (269kB) |
|
|
Text
702022074_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
702022074_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (197kB) |
|
|
Text
702022074_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (181kB) |
|
|
Text
702022074_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
702022074_Cover_sampai_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kompleks yang ditandai oleh gejala positif, gejala negatif, serta gangguan fungsi kognitif. Gangguan kognitif merupakan gejala inti skizofrenia yang sering muncul sejak awal penyakit dan dapat menetap dalam jangka panjang, mencakup gangguan memori, perhatian, fungsi eksekutif, dan kelancaran verbal. Prevalensi skizofrenia terus meningkat baik secara global maupun nasional. Gangguan fungsi kognitif berpengaruh signifikan terhadap fungsi global, kemampuan sosial, dan kepatuhan pengobatan pasien. Salah satu upaya penanganan defisit kognitif pada skizofrenia adalah terapi Cognitive Rehabilitation, yaitu terapi kognitif yang sistematis dan berorientasi fungsional untuk meningkatkan proses kognitif serta kemampuan adaptif pasien. Terapi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan fungsi sehari-hari pasien skizofrenia. Metode: Menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan longitudinal pre-post, sampel berjumlah 62. Data dianalisis menggunakan uji alterntif Wilcoxon. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara fungsi kognitif pasien skizofrenia sebelum dan sesudah rawat inap di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan dengan p-value < ,001 (p < 0,05). Diskusi: Peningkatan ini berkaitan dengan stabilisasi gejala melalui terapi, meskipun pada pasien dengan rawat inap yang singkat perbaikan kognitif belum optimal. Namun, pasien dengan kondisi yang sudah stabil dapat dipulangkan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara fungsi kognitif pasien skizofrenia sebelum dan sesudah rawat inap. Kata Kunci: Gangguan Jiwa, Skizofrenia, Fungsi Kognitif, Rawat Inap.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: 1. Dr. dr. Mitayani, M.Si.Med 2. dr. Budi Utama, M.Biomed |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Gangguan Jiwa, Skizofrenia, Fungsi Kognitif, Rawat Inap. |
| Subjects: | Pendidikan Kedokteran > kedokteran Psikosomatik |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Kedokteran |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:37 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:37 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36961 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
