PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PERANTARA DALAM TRANSAKSI JUAL-BELI NARKOTIKA GOLONGAN I BUKAN TANAMAN MENURUT UNDANG-UNDANG No. 35 Tahun 2009 (Studi Kasus Putusan No.683.Pid.Sus/2023/PN.Plg)

Chindy Aldhini, Nim : 502020065 (2024) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PERANTARA DALAM TRANSAKSI JUAL-BELI NARKOTIKA GOLONGAN I BUKAN TANAMAN MENURUT UNDANG-UNDANG No. 35 Tahun 2009 (Studi Kasus Putusan No.683.Pid.Sus/2023/PN.Plg). Skripsi thesis, Fakultas Hukum.

[img] Text
502020065_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (561kB)
[img] Text
502020065_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (286kB)
[img] Text
502020065_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)
[img] Text
502020065_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (108kB)
[img] Text
502020065_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (218kB)
[img] Text
502020065_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (416kB)
[img] Text
502020065_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PERANTARA DALAM TRANSAKSI JUAL-BELI NARKOTIKA GOLONGAN I BUKAN TANAMAN MENURUT UU No. 35 TAHUN 2009 (Studi Kasus Putusan No.683.Pid.Sus/2023/PN.Plg.) CHINDY ALDHINI Pertanggungjawaban atas Penyalahgunaan narkotika merupakan masalah serius yang berdampak negatif bagi setiap individu, masyarakat, dan melanda negara berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. fakta mengatakan bahwa peredaran narkotika dapat berpengaruh pada kesehatan mental pengguna terutama secara berlebihan mengkonsumsi, yang mana hal itu melawan hukum yang berlaku tentang penggunaan obat-obatan terlarang berjenis narkotika seperti diatur dalam UU Narkotika. Rumusan masalah yang terdapat dalam hal ini mengenai Bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap perantara dalam transaksi Jual-Beli narkotika golongan I bukan tanaman menurut Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Apakah dasar pertimbangan hakim memutus perkara pelaku perantara dalam transaksi jual-beli narkotika golongan I bukan tanaman (Studi Kasus Putusan No.683/Pid.Sus/2023/PN.Plg). Metode Penelitian adalah penelitian hukum normatif dan didukung oleh data empiris menggunakan metode pendekatan bersifat deskriptif analitis adalah suatu metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Berdasarkan dari hasil penelitian maka yang dibahas terutama dalam putusan No.683/Pid.Sus/2023/PN.Plg dapat disimpulkan Seorang yang bertindak sebagai perantara atau kurir yang memperantarai dalam transaksi jual-beli Narkotika Gol I bukan tanaman, Hakim dalam memutuskan perkara tindak pidana seorang yang berkapasitas sebagai perantara atau kurir pada transaksi jual-beli narkotika lebih mempertimbangkan pada pembuktian unsur-unsur dari pasal 114 ayat (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kata Kunci: Pertanggungjawaban, Perantara, Transaksi, Jual-Beli, Narkotika.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Suharyono, SH, MH., 2. Eni suarti, SH, MH.,
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Pertanggungjawaban, Perantara, Transaksi, Jual-Beli, Narkotika.
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Hukum
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:52
Last Modified: 19 Aug 2026 03:52
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36953

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.