PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TERJADINYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DIKECAMATAN KAYU AGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN

YOSEN AKBAR, NIM.452020035 (2026) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TERJADINYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN GAMBUT DIKECAMATAN KAYU AGUNG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Muhamadiyah Palembang.

[img] Text
452020035_BAB 1_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (412kB)
[img] Text
452020035_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)
[img] Text
452020035_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (280kB)
[img] Text
452020035_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)
[img] Text
452020035_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (201kB)
[img] Text
452020035_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (222kB)
[img] Text
452020035_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
452020035_Cover_sampai_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

YOSEN AKBAR “Persepsi Masyarakat Terhadap Terjadinya Kebakaran Hutan Dan Lahan Gambut Di Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan”. (Dibimbing oleh Ibu Yuli Rosianty S. Hut., M. Si dan Bapak Jun Harbi, S.Hut., M.Si., Ph.D). Kebakaran hutan dan lahan gambut di Ogan Komering Ilir sering terjadi dan menimbulkan dampak lingkungan, ekonomi, sosial, kesehatan, serta perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kebakaran hutan dan lahan gambut serta peran mereka dalam pencegahannya di Kecamatan Kayu Agung. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kedaton dan Kutaraya pada Januari–Maret 2026 dengan metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sampel berjumlah 30 responden, terdiri dari 14 orang di Kedaton dan 16 orang di Kutaraya, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah laki-laki, usia produktif 36–45 tahun, berpendidikan dasar, bekerja sebagai petani, serta memiliki lahan sendiri untuk pertanian atau perkebunan. Hal ini menunjukkan keterkaitan langsung masyarakat dengan lahan sehingga berpengaruh terhadap potensi maupun penanggulangan kebakaran. Masyarakat umumnya mengetahui bahwa kebakaran disebabkan oleh faktor manusia, seperti pembukaan lahan dengan membakar, kelalaian, dan kondisi gambut yang kering. Mereka juga memahami dampaknya berupa kabut asap, gangguan kesehatan, kerusakan lahan, menurunnya hasil pertanian, dan terganggunya aktivitas ekonomi. Upaya mitigasi telah dilakukan oleh masyarakat, pemerintah kelurahan, Manggala Agni, BPBD, dan Dinas Lingkungan Hidup melalui sosialisasi, patroli terpadu, pemadaman dini, edukasi, serta kerja sama lintas instansi. Namun, kesadaran masyarakat, pengawasan, dan kesiapsiagaan saat musim kemarau masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, persepsi masyarakat tergolong cukup baik dari sisi pengetahuan dan sikap, tetapi tindakan nyata pencegahan masih perlu diperkuat melalui edukasi, pembinaan, penegakan hukum, dan kerja sama berkelanjutan antara masyarakat dan pemerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Yuli Rosianty,S.Hut.,M.Si 2. Jun Harbi,S.Hut.,M.Si.,Ph.D
Uncontrolled Keywords: Persepsi Masyarakat Terhadap Kebakaran Hutan Dan Lahan Gambut
Subjects: Kehutanan > Kebakaran Hutan dan Lahan
Divisions: Fakultas Pertanian > Kehutanan (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Pertanian
Date Deposited: 11 Aug 2026 06:55
Last Modified: 11 Aug 2026 06:55
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36911

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.