PELAKSANAAN PEMBAYARAN GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN SUTET (SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI) DI KECAMATAN BETUNG KABUPATEN BANYUASIN SUMSEL

DINO SURYADINATA, NIM : 91224027 (2026) PELAKSANAAN PEMBAYARAN GANTI RUGI DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN SUTET (SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI) DI KECAMATAN BETUNG KABUPATEN BANYUASIN SUMSEL. Masters thesis, Universitas Muhammadiyah Palembang.

[img]
Preview
Text
91224027_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (980kB) | Preview
[img] Text
91224027_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (500kB)
[img] Text
91224027_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (519kB)
[img] Text
91224027_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] Text
91224027_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (324kB)
[img] Text
91224027_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
91224027_FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum merupakan salah satu instrumen yang digunakan negara untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Salah satu bentuk pembangunan tersebut adalah pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang memerlukan penggunaan tanah masyarakat baik untuk tapak menara transmisi maupun koridor ruang bebas jaringan transmisi listrik. Dalam pelaksanaannya, pengadaan tanah harus dilakukan dengan pemberian ganti kerugian yang layak dan adil kepada pihak yang berhak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan pembayaran ganti rugi sering menimbulkan permasalahan, terutama terkait kesesuaian bentuk dan besaran ganti rugi dengan kerugian yang dialami oleh pemilik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengadaan tanah dan pembayaran ganti rugi pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin serta menilai kesesuaian bentuk dan besaran ganti rugi tersebut menurut prinsip hukum perdata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan informan yang terdiri dari aparat pemerintah daerah, pihak terkait dalam pengadaan tanah, serta masyarakat pemilik tanah yang terdampak pembangunan SUTET. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan pengadaan tanah dan pembayaran ganti rugi pembangunan SUTET di Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan menurut ketentuan hukum perdata bentuk dan besaran ganti rugi yang diberikan kepada masyarakat terdampak belum sepenuhnya mencerminkan asas keadilan dan kepatutan. Hal ini disebabkan karena pemberian ganti rugi yang dominan dalam bentuk pembayaran uang tunai satu kali dinilai belum sebanding dengan kerugian jangka panjang yang dialami pemilik tanah akibat pembatasan pemanfaatan tanah di bawah koridor jaringan transmisi listrik (right of way/ROW), sehingga secara substantif belum sepenuhnya memulihkan hak keperdataan pemilik tanah secara proporsional. Kata kunci: pengadaan tanah; ganti rugi; SUTET; hukum perdata; perlindungan hukum

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Khalisah Hayatuddin. S.H., M.H. 2. Dr. Suharyono, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: pengadaan tanah; ganti rugi; SUTET; hukum perdata; perlindungan hukum
Subjects: Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Program Pasca Sarjana > Hukum (S2)
Depositing User: Mahasiswa Program Pascasarjana
Date Deposited: 12 Aug 2026 03:22
Last Modified: 12 Aug 2026 03:22
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36903

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.