RINDI YANI, NIM : 912 24 008 (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP PELAKU ANAK YANG TURUT SERTA DALAM MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 71/PID.SUS - ANAK /2022/PN PLG). Masters thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
91224008_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (798kB) | Preview |
|
|
Text
91224008_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (354kB) |
||
|
Text
91224008_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (488kB) |
||
|
Text
91224008_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (13kB) |
||
|
Text
91224008_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (280kB) |
||
|
Text
91224008_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
||
|
Text
91224008_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK ANALISIS YURIDIS TERHADAP PELAKU ANAK YANG TURUT SERTA DALAM MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 71/PID.SUS-ANAK/2022/PN PLG. Oleh Rindi Yani Penelitian ini membahas penegakan hukum terhadap anak sebagai pelaku turut serta dalam tindak pidana pembunuhan dengan studi kasus Putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 71/Pid.Sus-Anak/2022/PN PLG. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses penegakan hukum, pertimbangan hakim, serta penerapan diversi dalam Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan empiris, yaitu mengkaji ketentuan hukum positif dan penerapannya dalam praktik, didukung oleh wawancara dengan aparat penegak hukum, seperti penyidik anak, jaksa anak, dan hakim. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis, dengan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan terhadap anak pelaku telah dilakukan sesuai mekanisme SPPA dan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, namun diversi tidak tercapai karena tindak pidana yang dilakukan termasuk kategori berat (pembunuhan) dan adanya penolakan dari pihak korban. Hakim dalam pertimbangannya tetap mengedepankan aspek pembinaan, sehingga menjatuhkan pidana penjara 5 tahun 6 bulan dengan penempatan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Penegakan hukum terhadap pelaku anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor peraturan perundang-undangan, kondisi psikologis dan lingkungan anak, serta pertimbangan sosial dan budaya hukum masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan restoratif dan humanis dalam sistem peradilan pidana anak agar tetap memberikan keadilan bagi korban tanpa mengabaikan hak-hak anak pelaku. Kata Kunci: Penegakan Hukum, Anak, Tindak Pidana Pembunuhan, Diversi, SPPA.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. H. Ruben Achmad, SH., MH. 2. Dr. Khalisah Hayatuddin, SH.,M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Penegakan Hukum, Anak, Tindak Pidana Pembunuhan, Diversi, SPPA. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Program Pasca Sarjana > Hukum (S2) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:45 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36783 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
