DEWI PUSPITA SARI, NIM. 502022078 (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENCULIKAN DENGAN PERMINTAAN TEBUSAN (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PALEMBANG NOMOR 569/Pid.B/2024/PN PLG). Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022078_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (441kB) | Preview |
|
|
Text
502022078_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
||
|
Text
502022078_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
||
|
Text
502022078_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6kB) |
||
|
Text
502022078_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (66kB) |
||
|
Text
502022078_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
||
|
Text
502022078_cover_sampai_lampiran.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Tindak pidana penculikan dengan permintaan tebusan merupakan kejahatan serius yang dapat mengancam keselamatan fisik dan mental korban. Dalam kasus penculikan, pelaku tidak hanya merampas kebebasan korban, tetapi juga seringkali menuntut uang tebusan sebagai syarat pembebasan korban, yang mengarah pada pemerasan. Hal ini menjadi masalah besar dalam konteks hukum pidana Indonesia, yang membutuhkan perhatian lebih terhadap perlindungan hak-hak korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap korban penculikan dengan permintaan tebusan dalam Putusan Pengadilan Negeri Palembang Nomor 569/Pid.B/2024/PN.Plg. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif dengan analisis terhadap putusan pengadilan, serta peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Pembahasan dalam penelitian ini mengungkap bahwa meskipun proses hukum terhadap pelaku telah dilakukan dengan baik, namun perlindungan terhadap korban masih kurang optimal, terutama dalam hal pemulihan kerugian materiil dan psikologis. Penelitian ini juga menemukan bahwa langkah-langkah pemulihan korban, seperti restitusi dan rehabilitasi psikososial, belum diperhatikan secara maksimal dalam putusan pengadilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: I. Dr. Darmadi Djufri ., S.H., M.H II. Dea Justicia Ardha., S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: hukum, korban, penculikan, permintaan tebusan, perlindungan. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:12 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:12 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36726 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
