Rangga Suhendri, NIM. 502022145 (2026) KEDUDUKAN HUKUM NASABAH SEBAGAI TERTANGGUNG ATAS PENOLAKAN KLAIM ASURANSI OLEH PERUSAHAAN ASURANSI PERSPEKTIF KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PERDATA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022145_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text
502022145_BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (251kB) |
||
|
Text
502022145_BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (134kB) |
||
|
Text
502022145_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (19kB) |
||
|
Text
502022145_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (228kB) |
||
|
Text
502022145_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
||
|
Text
502022145_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum nasabah sebagai tertanggung ketika terjadi penolakan klaim asuransi oleh perusahaan asuransi serta mengkaji upaya hukum yang dapat ditempuh nasabah dalam penyelesaian sengketa tersebut berdasarkan perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Kitab Undang Undang Hukum Perdata). Hubungan antara nasabah dan perusahaan asuransi pada dasarnya merupakan hubungan kontraktual yang lahir dari perjanjian asuransi sebagaimana diatur dalam KUHD dan tunduk pada ketentuan hukum perjanjian dalam Kitab Undang Undang Hukum Perdata. Dalam praktiknya, sering terjadi penolakan klaim yang menimbulkan ketidakseimbangan posisi antara tertanggung dan penanggung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Kedudukan nasabah sebagai tertanggung memiliki hak yang sama dalam hubungan perjanjian dengan perusahaan asuransi. Nasabah berhak memperoleh perlindungan terhadap risiko yang diperjanjikan serta menerima pembayaran klaim apabila syarat polis telah terpenuhi. Penolakan klaim oleh perusahaan asuransi dapat dikategorikan sebagai wanprestasi apabila dilakukan tanpa dasar hukum yang sah. Selain itu, nasabah yang dirugikan dapat menempuh berbagai upaya hukum, baik melalui penyelesaian sengketa di luar pengadilan seperti negosiasi dan mediasi, maupun melalui jalur litigasi dengan mengajukan gugatan ke pengadilan berdasarkan ketentuan Kitab Undang Undang Hukum Perdata.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing : I. Heni Marlina.S,H.,M.H. II. M. Adi Saputra.S.H.,M.Kn |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kedudukan Hukum, Nasabah, Tertanggung, Penolakan Klaim Asuransi, Kitab Undang Undang Hukum Perdata. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:31 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:31 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36683 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
