DINDA MEISY MIRANDA, NIM : 502022235 (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM JUAL BELI DAGING KUCING DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN. Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502022235_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text
502022235_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (357kB) |
||
|
Text
502022235_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (142kB) |
||
|
Text
502022235_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
||
|
Text
502022235_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (139kB) |
||
|
Text
502022235_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text
502022235__COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM JUAL BELI DAGING KUCING DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DINDA MEISY MIRANDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap konsumen dalam praktik jual beli daging kucing yang disamarkan sebagai daging lain ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta untuk mengetahui akibat hukum yang timbul terhadap konsumen. Permasalahan ini muncul karena adanya praktik penjualan daging yang tidak sesuai dengan informasi yang diberikan, sehingga melanggar hak konsumen atas informasi yang benar, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi produk pangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli daging kucing yang disamarkan sebagai daging lain merupakan bentuk pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 4 mengenai hak konsumen dan Pasal 7 serta Pasal 8 mengenai kewajiban dan larangan bagi pelaku usaha. Tindakan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai wanprestasi sekaligus perbuatan melawan hukum karena tidak adanya itikad baik serta pemberian informasi yang tidak jujur kepada konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini Perlindungan hukum terhadap konsumen dalam praktik jual beli daging kucing belum berjalan optimal, karena masih terdapat pelanggaran terhadap hak konsumen atas informasi yang benar dan keamanan pangan, serta lemahnya pengawasan dan penegakan hukum; Akibat hukum yang timbul terhadap konsumen adalah adanya kerugian baik secara materiil maupun immateriil, sehingga pelaku usaha dapat dimintai pertanggungjawaban berupa ganti rugi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Kata kunci: perlindungan konsumen, daging kucing, wanprestasi, perbuatan melawan hukum, UUPK
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Mona Wulandari, S.H., M.H 2. Ledy Wila Yustini, S.H.,M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: perlindungan konsumen, daging kucing, wanprestasi, perbuatan melawan hukum, UUPK |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 01:54 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 01:54 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36659 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
