MEISYA FALIKA SARI, nim: 502022198 (2026) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN GUGATANISTRI TERHADAP LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN(STUDI PUTUSAN NOMOR 124/Pdt.G/2023/PN Plg). Skripsi thesis, Fakultas Hukum.
|
Text
502022198_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
502022198_Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) |
||
|
Text
502022198_Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (194kB) |
||
|
Text
502022198_Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
||
|
Text
502022198_Daftar pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
||
|
Text
502022198_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
||
|
Text
502022198_COVER_SAMPAI_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PUTUSAN GUGATANISTRI TERHADAP LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN(STUDI PUTUSAN NOMOR 124/Pdt.G/2023/PN Plg) MEISYA FALIKA SARI Hak Tanggungan sebagai jaminan kebendaan atas tanah kerap menimbulkankonflik hukum ketika objek jaminan merupakan harta bersama dalamperkawinan, khususnya apabila pembebanan dilakukan tanpa persetujuan istri. Ketidaksinkronan antara Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentangHakTanggungan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinanmenciptakan celah hukum yang berpotensi merugikan hak istri atas harta bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertimbangan hakimdalammemutusgugatan istri terhadap lelang eksekusi Hak Tanggungan serta akibat hukumyangditimbulkan, dengan studi kasus pada Putusan Nomor 124/Pdt.G/2023/PNPalembang. Metode yang digunakan adalah penelitian hukumnormatif denganpendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukummeliputi bahan primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan majelis hakim membangun pertimbanganhukumnya berdasarkan fakta persidangan, alat bukti yang sah, serta ketentuanhukum jaminan dan hukum perkawinan yang berlaku. Hakimmenyatakanpelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan sah secara hukumkarenamemenuhi seluruh prosedur yang disyaratkan, meskipun penggugat mendalilkanobjek lelang merupakan harta bersama yang memerlukan persetujuan kedua pihakberdasarkan Pasal 36 ayat (1) UU Perkawinan. Akibat hukumnya adalah gugatanistri ditolak seluruhnya, lelang eksekusi tetap berkekuatan hukummengikat, danpenggugat diwajibkan membayar biaya perkara. Putusan ini mencerminkan bahwakepastian hukum dalam pelaksanaan Hak Tanggungan masih menjadi pertimbangan dominan dibandingkan perlindungan hak istri atas harta bersama, sehingga diperlukan harmonisasi regulasi guna menciptakan keseimbangan antarakepastian hukum bagi kreditur dan keadilan bagi pasangan suami istri. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Gugatan Istri, Lelang Eksekusi, Hak Tanggungan, Harta Bersama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1. Dr. Helwan Kasra, S.H., Hum 2. Dr. Syamsul , S.H.,M.Kn CTL |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Gugatan Istri, Lelang Eksekusi, Hak Tanggungan, Harta Bersama. |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Perdata |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 06:48 |
| Last Modified: | 06 Jun 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36641 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
