DWI PUTRI SETYOWATI, NIM. 502022376 (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PENGEDAR NARKOTIKA GOLONGAN 1 (STUDI PUTUSAN NOMOR 5/PID.SUS/2025/PN BBU). Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG.
|
Text
502022376_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (745kB) | Preview |
|
|
Text
502022376_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) |
||
|
Text
502022376_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
||
|
Text
502022376_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (117kB) |
||
|
Text
502022376_DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
||
|
Text
502022376_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (957kB) |
||
|
Text
502022376_COVER SAMPAI LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Peredaran gelap narkotika golongan I merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang memiliki dampak serius terhadap keamanan, ketertiban masyarakat, serta kesehatan publik. Walaupun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah memberikan ancaman pidana yang berat, praktik penegakan hukum di tingkat pengadilan masih menunjukkan variasi dalam penerapan pertanggungjawaban pidana maupun pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap pengedar narkotika golongan 1 berdasarkan putusan nomor 5/Pid.sus/2025/PN BBU? (2) Bagaimana pertimbangan hukum oleh hakim dalam putusan nomor 5/Pid.sus/2025/PN BBU terhadap pengedar narkotika golongan 1?. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif, melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap terdakwa Edison Alsa Bin Rusdan Ali telah diterapkan secara tepat, karena seluruh unsur Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 terpenuhi secara sah dan meyakinkan. Terdakwa terbukti menerima dan menjual narkotika jenis sabu dengan berat bersih ±10 gram, sehingga memenuhi unsur “narkotika golongan I bukan tanaman melebihi 5 gram”. Selain itu, terdakwa dinilai memiliki kesengajaan (dolus) serta kemampuan bertanggung jawab, dan tidak ditemukan alasan pembenar maupun alasan pemaaf yang dapat menghapuskan kesalahan. Berdasarkan pembuktian yang didukung keterangan saksi, surat hasil pengujian BBPOM, serta pengakuan terdakwa, Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 11 tahun dan denda Rp1.000.000.000 subsidair 6 bulan kurungan. Pertimbangan hukum hakim dalam putusan tersebut didasarkan pada ketentuan Pasal 183 dan Pasal 184 KUHAP terkait alat bukti yang sah, serta pertimbangan yuridis dan non-yuridis berupa keadaan yang memberatkan dan meringankan. Hal memberatkan meliputi perbuatan terdakwa yang tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika serta status terdakwa sebagai residivis, sedangkan hal meringankan hanya berupa penyesalan terdakwa. Dengan demikian, putusan hakim telah mencerminkan penerapan asas kepastian hukum, keadilan, serta kemanfaatan dalam penegakan hukum tindak pidana narkotika. Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pengedar, Narkotika Golongan I, Putusan Pengadilan, Pasal 114 Ayat (2).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : 1. Dr. Khalisah Hayatuddin S.H.,M.Hum 2. Dr. Angga Saputra S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Pengedar, Narkotika Golongan I, Putusan Pengadilan, Pasal 114 Ayat (2). |
| Subjects: | Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Mahasiswa Fakultas Hukum |
| Date Deposited: | 06 Jun 2026 04:20 |
| Last Modified: | 06 Jun 2026 04:20 |
| URI: | http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
