Pengaruh Perbedaan Komposisi Dedak Bekatul sebagai Sumber Nutrisi Tambahan terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) pada Media Tanam

IRPAN ADAM, NIM.422022079 (2026) Pengaruh Perbedaan Komposisi Dedak Bekatul sebagai Sumber Nutrisi Tambahan terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) pada Media Tanam. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiah Palembang.

[img]
Preview
Text
422022079_BAB I_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (556kB) | Preview
[img] Text
422022079_BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (283kB)
[img] Text
422022079_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (899kB)
[img] Text
422022079_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (243kB)
[img] Text
422022079_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[img] Text
422022079_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (217kB)
[img] Text
422022079_Cover_sampai_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan komposisi dedak bekatul terbaik sebagai sumber nutrisi tambahan pada media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Penelitian dilaksanakan di kebun koleksi Universitas Muhammadiyah Palembang pada bulan Desember 2025 hingga Maret 2026. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 perlakuan dan 9 ulangan. Perlakuan terdiri dari variasi komposisi bekatul pada media tanam, yaitu M1 (5 kg bekatul), M2 (10 kg bekatul), dan M3 (15 kg bekatul) yang dikombinasikan dengan 100 kg serbuk gergaji, 3 kg tepung jagung, dan 1 kg kapur. Parameter yang diamati meliputi jumlah buah, berat buah, diameter tudung, dan panjang tangkai jamur. Hasil analisis menunjukkan bahwa komposisi bekatul berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah, berat buah, dan panjang tangkai, namun tidak berpengaruh nyata terhadap diameter tudung. Perlakuan terbaik diperoleh pada M1 (5 kg bekatul), yang menghasilkan pertumbuhan dan produksi jamur tiram paling optimal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan bekatul dalam jumlah moderat mampu menciptakan keseimbangan nutrisi, khususnya rasio karbon dan nitrogen (C:N), sehingga mendukung pertumbuhan miselium dan pembentukan tubuh buah secara optimal. Sebaliknya, penambahan bekatul berlebih cenderung meningkatkan pertumbuhan vegetatif tetapi menurunkan produksi tubuh buah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 1. Dr. Ir. Erni Hawayanti, M.Si 2. Berliana Palmasari, S.Si., M.Si.)
Uncontrolled Keywords: jamur tiram, bekatul, media tanam, pertumbuhan, produksi, miselium
Subjects: Agroteknologi > produksi tanaman perkebunan
Agroteknologi > teknologi produksi tanaman
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi (S1)
Depositing User: Mahasiswa Fakultas Pertanian
Date Deposited: 05 Jun 2026 01:48
Last Modified: 05 Jun 2026 01:48
URI: http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/36613

Actions (login required)

View Item View Item

is powered by EPrints 3 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. More information and software credits.